Suara.com - Alumni Universitas Gadjah Mada (UGM) Henry Subiakto mengungkap sejumlah bukti foto bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) merupakan lulusan UGM. Namun, Henry Subiakto justru diancam dengan menggunakan UU ITE.
Selain itu, sekitar 500-an karyawan pabrik rokok PT HM Sampoerna diduga terpapar virus corona. Sekitar 100 karyawan telah diisolasi di sebuah rumah sakit yang dirahasiakan di Surabaya, Jawa Timur.
Selain dua berita di atas, berikut Suara.com merangkum berita heboh lainnya sepanjang Sabtu (2/5/2020).
1. Said Didu Minta Bukti Jokowi Lulusan UGM, Alumni UGM Ini Beri Balasan Telak
Jagad media sosial beberapa waktu lalu dibuat ramai setelah muncul kicauan tantangan dari mantan sekretaris Kementrian BUMN, Said Didu yang meminta bukti soal Jokowi merupakan lulusan Fakultas Kehutanan UGM.
Tantangan itu bermula ketika ada pemilik akun Twitter @kandargalang yang mempertanyakan foto wisuda Jokowi di UGM.
2. Beberkan Bukti Foto Jokowi Lulusan UGM, Alumni UGM Malah Diancam UU ITE
Alumni Universitas Gadjah Mada (UGM) Henry Subiakto telah menjawab tantangan eks Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu yang meragukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) lulusan UGM. Namun, Henry Subiakto justru diancam dengan menggunakan UU ITE.
Baca Juga: Tak Dengar Pak Ogah, Silvi Ditabrak Grand Max, Mental dan Terlindas
Hal itu diungkap oleh Henry melalui akun jejaring sosial Twitter miliknya @henrysubiakto. Ia telah mengungkap foto-foto yang menunjukkan bahwa Jokowi memang seorang lulusan Fakultas Kehutanan UGM.
3. 500 Karyawan HM Sampoerna Diduga Terpapar Corona, 2 Meninggal
Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Jawa Timur, dr Joni Wahyuhadi mengungkapkan, ada klaster baru penularan virus corona di Surabaya. Di mana ada sekitar 500-an orang karyawan PT HM Sampoerna Rungkut yang diduga terpapar.
Dari jumlah itu, sebanyak 100 orang karyawan sudah diisolasi di sebuah hotel yang dirahasiakan di Surabaya. Mereka telah menjalani rapid test dan hasilnya positif. Mereka sedang menunggu hasil tes swab yang dilakukan di RSU dr Soetomo.
Berita Terkait
-
Rektor UIC Mengaku Dapat Bansos Jokowi, Fadli Zon: Duh, Ironi Negara Maju
-
Sembako Telat karena Kemasan, DPR: Tas Bantuan Presiden Bisa Bulan Depan
-
Jokowi: Proritaskan Kartu Prakerja bagi Korban PHK atau Dirumahkan
-
Banyak Masalah di Bidang Kesehatan, Jokowi: Bahan Baku Obat 95 Persen Impor
-
Jokowi: Negara Pemenang Bukan Cepat Atasi Corona, Tapi Cepat Recovery
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba