Suara.com - Masjid-masjid di wilayah London Timur telah menyiarkan azan di depan umum untuk pertama kalinya sejak diberlakukannya lockdown selama Ramadan.
Otoritas setempat, Waltham Forest, setuju bahwa sembilan masjid dapat melakukan azan karena masjid ditutup dan umat Islam tidak dapat sholat berjamaah seperti biasanya, pada saat ini.
Panggilan untuk sholat pertama kali disiarkan kemarin dan akan berlanjut saat matahari terbenam setiap hari, sepanjang bulan puasa Ramadan, dan juga untuk shalat Jumat.
Arfan Abrahim, yang merupakan bagian dari kelompok yang meminta dewan untuk mengizinkannya, mengatakan bahwa hal ini terjadi di Whitechapel, masjid London Timur. Menurutnya, selama bertahun-tahun di sisi London ini tidak pernah terjadi.
Dewan Masjid Hutan Waltham meminta izin untuk menyiarkan panggilan sholat mengingat keadaan khusus.
Abrahim (35) mengatakan bahwa Ramadan ini adalah pengalaman yang sangat berbeda dari biasanya karena orang tidak bisa pergi ke masjid dan berdoa.
"Karena masjid adalah titik fokus, terutama bulan ini tidak bisa melakukannya dan itu sangat menyedihkan. Itu adalah sesuatu yang tidak ingin saya alami lagi, tetapi kita harus beradaptasi dan poin plusnya adalah kita menghabiskan lebih banyak waktu di rumah bersama keluarga dan berdoa bersama sebagai keluarga, menghabiskan lebih banyak waktu dengan anak-anak," katanya, dilansir laman Metro.co.uk, Rabu (6/5/2020).
"Untuk orang tua saya di rumah, mereka berada di taman dan mendengarnya, setidaknya mereka bisa mendengarkannya dan mendengarnya datang langsung dari masjid," katanya.
Itu sangat berarti bagi mereka bahwa masjid itu masih ada dan tetap melayani tujuannya.
Baca Juga: Pasien Covid-19 di Prancis Sudah Ada Sebelum China Melapor, Ini Kata WHO
Dia mengatakan bahwa sebelum panggilan sholat disiarkan, dia dan yang lainnya telah meninggalkan rumah-rumah di daerah sekitarnya untuk menjelaskan apa yang akan terjadi.
"Ketika matahari terbenam adalah ketika kita berbuka puasa, sehingga ketika kita mendengar panggilan untuk berdoa kita tahu waktunya berbuka," kata Abrahim.
"Biasanya kita berbuka bersama dan berdoa bersama di masjid tetapi karena virus corona sekarang adalah waktu yang kita tidak bisa memasuki masjid. Semoga mereka yang dekat dengan masjid akan mendengar panggilan sholat dan menemukan sedikit hiburan. Tolong semua orang tinggal di rumah dan tetap aman," kata Wakil sekretaris jenderal Asosiasi Islam Hutan Waltham Irfan Akhar.
Dewan Masjid Hutan Waltham mengatakan: "Kami percaya ini tidak akan merepotkan siapa pun dan berharap Anda menikmati Adzan yang merdu."
Azan akan memakan waktu kurang dari lima menit dan perhatian akan diambil untuk tidak menyebabkan gangguan ke lingkungan sekitar.
Berita Terkait
-
Pertama Kali saat Ramadan, Azan Berkumandang di Minnesota, AS
-
Halte Bus Di Inggris Disulap Jadi Galeri Seni Anak-anak saat Lockdown
-
PM Inggris Masih Enggan Mencabut Lockdown di Inggris
-
CEK FAKTA: Benarkah Azan Dapat Melemahkan Virus Corona Covid-19?
-
Sebelum Kurva Covid-19 Melandai, Lockdown Terus Berlaku di Britania Raya
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
Terkini
-
Studi Oxford: Hampir Separuh Penduduk Dunia Terancam Panas Ekstrem pada 2050
-
Diduga Adu Kecepatan, 4 Fakta SUV Mewah Jetour T2 hangus Terbakar Usai Ditabrak BMW di Tol Jagorawi
-
Geger Temuan PPATK, Rp992 Triliun Perputaran Duit Tambang Emas Ilegal, Siapa 'King Maker'-nya?
-
Pigai Akui Uang Pribadi Terkuras karena Kementerian HAM Tak Punya Anggaran Bansos
-
Saksi Ungkap Ada Uang Nonteknis dan Uang Apresiasi dalam Pengurusan Sertifikasi K3 di Kemnaker
-
Pedagang Kota Tua Terpaksa 'Ngungsi' Imbas Syuting Film Lisa BLACKPINK: Uang Kompensasi Nggak Cukup!
-
Sri Raja Sacandra: UU Polri 2002 Lahir dari Konflik Kekuasaan, Bukan Amanah Reformasi
-
Prabowo Wanti-wanti Pimpinan yang Akali BUMN Segera Dipanggil Kejaksaan
-
Natalius Pigai Bangga Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB: Sebut Prestasi Langka di Level Dunia
-
Nadiem Kaget Banyak Anak Buahnya Terima Gratifikasi di Kasus Chromebook: Semuanya Mengaku