Suara.com - Bulan Mei merupakan kesempatan dimana orang Bavaria mengadakan sebuah acara yang dinamakan 'Dult' Fest. Festival tersebut diisi dengan warga berkumpul di sebuah tenda untuk berpesta sambil minum bir.
Berbeda dengan tahun 2020 ini dimana kondisinya sedikit berbeda akibat adanya pandemi virus corona. Pemerintah Jerman telah melarang semua pertemuan besar untuk menyambut musim semi dan musim panas.
Namun tidak dengan salah satu pemilik kios di Kota Landshut bernama Patrick Schmidt, ia tetap membuat festival tersebut namun dengan cara yang berbeda.
Melansir Reuters, ia membuat 'Dult' Fest dengan sistem drive-thru. Jadi tidak ada tenda untuk berkumpul namun disediakan satu jalur yang digunakan untuk mengambil makanan.
Di jalur tersebut, para pengendara dan pesepeda dapat mengambil daging panggang dan pangsit, ikan pari, pretzel dan bir, dan membawa pulang roti jahe tanpa harus turun dari kendaraan.
"Kami benar-benar tidak mengira dengan serangan ini (virus corona)," kata Schmidt dikutip dari Reuters.
"Akhir pekan pertama rasanya seperti saya menyuruh anggota keluarga saya untuk membeli keju tiga kali sehari. Kami memborong semua isi di supermarket." tambahnya sambil tertawa.
Akibat pandemi COVID-19, banyak bisnis lokal menderita kerugian besar, tenda bir yang normalnya dapat menampung lebih dari 4000 orang kini sepi pengunjung.
"Tentu saja itu bukan Festival 'Dult' sebenarnya, namun itu ide yang bagus yang akan mendatangkan senyuman, dan itu adalah hal utama saat ini," kata salah satu pengunjung 'Dult' Fest drive-thru.
Baca Juga: Perusahaan AS dan Jerman Lakukan Uji Vaksin Covid-19 Potensial pada Manusia
Hingga saat ini, Jerman mengkonfirmasi pasien positif sebanyak 168.162 kasus hingga Kamis (07/05) menurut data Worldometers. Sebanyak 137.696 pasien dinyatakan sembuh dan terdapat 7.275 kasus kematian.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 6 Sunscreen Pencerah di Indomaret yang Worth It Masuk Keranjang Belanja
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Diwarnai Dugaan Teror, Sengketa Lahan Club de Arjuna Diminta Diselesaikan di Pengadilan
-
Catatan Merah Komnas HAM, Demo Agustus-September 2025 Jadi Momentum Evaluasi
-
Hafid Abbas Curiga Dana Bansos Tak Dipakai buat MBG demi 'Bagi-bagi Amplop' di Pemilu
-
Nadiem Makarim Siapkan Saksi Baru di Tahap Banding untuk Lawan Vonis 10 Tahun
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Nasib Karyawan Terjawab, Kata Dasco Usai Panggil Bos Tokopedia-TikTok: Tidak Ada PHK
-
PDIP Sindir Narasi 'Jateng Kandang Gajah' di Tengah Rencana Safari Jokowi
-
Tarif JakLingko Rp2.000 Dinilai Berisiko Bikin Penumpang Kembali Naik Motor
-
Tak Sempat Nyatakan Sikap Usai Sidang, Kuasa Hukum Nadiem Curiga Majelis Hakim di Bawah Tekanan
-
Banggar DPR Minta Usulan Insentif Kepala Daerah Ditunda: Jaga Fiskal Lebih Penting