Suara.com - Seorang pria Warga Negara Asing (WNA) tega merusak tanaman padi di sawah demi konten video TikTok.
Videonya viral di media sosial dan menimbulkan kecaman di kalangan warganet.
Rekaman itu dibagikan oleh akun Instagram @denpasar.viral pada Minggu (10/5/2020). Video tersebut telah disaksikan lebih dari 20 ribu kali oleh warganet.
Video yang sama juga telah diunggah akun Instagram @info_tabanan.
Tampak dalam video itu seorang pria WNA melompat ke sawah dengan tanaman padi yang masih hijau segar. Ia terjun ke sawah seperti melompat ke air.
Akibat perbuatan itu, tanaman padi terlihat ambruk pada beberapa bagian.
Akun @denpasar.viral menulis, "Demi konten Tiktok, WNA ini tega rusaki sawah milik warga."
"Belum diketahui dimana lokasi WNA ini melakukan aksinya. Namun dilihat dari bentuk atap rumah, kejadian ini terjadi di Bali. Hal seperti ini tidak untuk ditiru ya semeton!" imbuhnya.
Video berdurasi singkat ini lantas memicu kecaman dari banyak warganet. Sebagian warganet mengecam keras aksi WNA tersebut
Baca Juga: Kronologi Satu Keluarga di Bantaeng Sekap dan Bunuh Kerabat Sendiri
"Cari dan tangkap orang ini, supaya tidak kebiasaan!" tulis @ngurahkrisnaenka.
"Dia kira itu rumput liar biasa kali, tangkap orang itu, jangan karena bule, matere 6 ribu perkara beres," komentar dari @sudhyatmika.
"Yang saya bosan bukan perilaku WNA yang aneh-aneh, tapi saya bosan melihat tidak ada tindakan dari aparat kita. Penjara atau denda uang yang besar. Minta maaf selesai. Bosan kan?" komentar @ketut_ananda86.
Hingga berita ini diterbitkan belum ada konfirmasi dari pihak-pihak terkait atas video yang viral tersebut.
Berita Terkait
-
Heboh! Warga Beberapa Daerah di Jateng Dengar Suara Dentuman Dini Hari
-
Ratusan Juta Per Tahun, Warganet Ungkap 3 Sekolah Termahal di Indonesia
-
Viral Video Kakek Tepergok Curi Singkong, Reaksi Pemilik Kebun Malah Begini
-
Viral Gadis Taipei Cari Pengasuhnya dari Indonesia, Ini Kelanjutan Kisahnya
-
Viral Video Pemotor Baku Hantam dengan Petugas PSBB, Warganet Ikut Emosi
Terpopuler
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- Jalan Lingkar Sumbing Wonosobo Resmi Beroperasi, Dongkrak Ekonomi Tani dan Wisata Pegunungan
- 5 Rekomendasi HP Layar Besar untuk Orang Tua Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Rekomendasi Cream Memutihkan Wajah dalam 7 Hari BPOM
Pilihan
-
Trump Tetapkan Tarif Baru 10 Persen Usai Kesepakatan RI-AS, Indonesia Rugi?
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
Terkini
-
Pelindo Siap Layani Arus Mudik Lebaran di 63 Terminal Penumpang
-
DTSEN Rayakan Satu Tahun, Pemutakhiran Data Terus Diperkuat
-
Pelaku Percobaan Pemerkosaan Lansia di Gunungkidul Ternyata Pelajar, Kini Dititipkan ke LPKA
-
Bukan Kasus Biasa: Tersangka Pembakar Mushola di Maluku Tenggara Terancam 9 Tahun Penjara
-
Satpol PP Sita Ribuan Botol Miras dari Sejumlah Warung dan Gudang di Jakarta Barat
-
Pasca OTT Bea Cukai, KPK Gandeng Inspektorat Kemenkeu Bahas Pencegahan Korupsi
-
Eks Pimpinan KPK Bingung Soal Dakwaan di Perkara Pertamina: Ini Apa Sih Esensinya?
-
KPK Telusuri Dugaan Aliran Dana Kasus Impor Barang KW ke Dirjen Bea Cukai
-
Dinamika Kepemimpinan Kampus di Sulsel Uji Netralitas dan Independensi Akademik
-
Eks Jubir Tessa Mahardhika Sugiarto Resmi Dilantik Jadi Direktur Penyelidikan KPK