Suara.com - Penyebaran virus corona di India terhitung cepat. Hari ini, berdasarkan data dari Gulf News pada Rabu (20/05/2020), India mengalami lonjakan pasien corona yang cukup tajam, yaitu 5.611 kasus dalam sehari.
Total jumlah kasus corona di India naik menjadi 106.750 dan jumlah korban jiwa terus meningkat jadi 3.303. Menurut Kementerian Kesehatan, ada 140 kematian dalam 24 jam terakhir.
Sementara itu, 42.297 pasien dinyatakan sembuh dari corona atau sekitar 39,62 persen dari jumlah kasus.
Dari 3.303 kematian secara keseluruhan, Maharashtra berada di urutan teratas dengan total 1.325 kematian. Gujarat berada di urutan kedua dengan 719 kematian, diikuti Madhya Pradesh dengan 258 kematian.
Sementara itu, sejak 24 jam terakhir, jumlah kematian paling besar berasal dari Maharashtra yaitu 76 korban jiwa dan Gujarat 25 korban jiwa.
Selain berita meningkatnya kasus corona di India, kecelakaan juga terjadi di Mumbai pada Selasa (19/05/2020) dimana seorang dokter terpaksa dilarikan ke Unit Gawat Darurat setelah tertimpa kipas angin di bangsal perawatan virus corona.
Dokter berusia 26 tahun itu tengah bekerja di bangsal virus corona di Rumah Sakit Nair, di Mumbai saat kipas angin jatuh dari ketinggian dan mencederai kepalanya.
"Korban adalah dokter residen tahun pertama dari departemen anestesi. CT scan sudah dilakukan dan hasilnya normal. Kini ia baik-baik saja," kata Dr Mohan Joshi pada Asian News International.
Baca Juga: Meski Lockdown, Kasus Virus Corona Covid-19 di India Tembus 100.000
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'
-
Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS
-
Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle
-
Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Bebas Sampah: Kita Punya Teknologi Buatan Sendiri
-
Lakukan Evaluasi Imbas 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Bakal Tarik Pasukan Perdamaian?
-
Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus
-
Polemik Kasus Chromebook dan Ancaman Trial by The Press di Era Digital
-
Buronan Interpol dan Bos Mafia Asal Inggris Akhirnya Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai
-
Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek