Suara.com - Seorang pria mengunggah video di akun Instagramnya yang menunjukkan aktivitas tenaga medis berkumpul seraya meneriakkan kata-kata semangat. Pria tersebut mengatakan, jika tenaga medis tersebut tidak memikirkan bepergian ke mal hanya untuk menjadi garda terdepan penanganan pandemi Virus Corona atau Covid-19.
Pria tersebut mengunggah videonya pada akun Instagram @eko_sulistioo pada 20 Mei 2020 yang bertepatan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional.
Sehingga kemungkinan besar para tenaga medis tersebut hendak membuat sebuah video yang menunjukkan semangat mereka untuk membantu pasien Covid-19.
"Semangat, semangat. Merah putih hari kebangkitan nasional. Indonesia bangkit," teriak pria perekam video tersebut seperti yang dikutip Suara.com, Kamis (28/5/2020).
Menurut informasi, tenaga medis tersebut bekerja di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat. Karena menjadi tenaga medis khusus penanganan Covid-19, mereka menggunakan pakaian alat pelindung diri (APD) lengkap dengan face shield.
Pria yang merekam video itu mengatakan, kalau para tenaga medis sama sekali tidak memikirkan untuk pergi ke mal atau ke pasar. Apalagi saat video tersebut diunggah, banyak warga yang berbondong-bondong pergi ke mal ataupun ke pasar karena menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri.
"Mereka nggak mikirin pergi ke mal, nggak mikirin pergi ke pasar, yang penting buat ibu pertiwi. Ibu pertiwi memanggil. Nggak mikirin lebaran," ucap si perekam video.
Video tersebut telah ditonton oleh 13.577 pengguna akun Instagram. Ratusan komen pun hinggap pada postingan tersebut.
Seperti yang disampaikan oleh pengguna akun Instagram @bella.ayu. Ia menyemangati para tenaga medis yang tidak kenal lelah untuk menangani pasien Covid-19.
Baca Juga: Lusa, Jerinx SID Bakal Hibur Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Tanpa APD
"Semangat! Semoga Allah berkahi dan ridhai. Saya ikut berjuang walaupun tidak secara langsung menangani pasien Covid positif tapi tetap ada kekhawatiran. Semoga akan tergantikan sama jaminan Allah suatu saat nanti. Amin," tulisnya.
Berita Terkait
-
Lusa, Jerinx SID Bakal Hibur Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Tanpa APD
-
Alhamdulillah! RSD Wisma Atlet Catat 1.936 Pasien Sembuh dari Corona
-
671 WNI Repatriasi Positif Virus Corona, Dirawat di RSD Wisma Atlet
-
Kabar Baik, Sudah 1.780 Pasien Sembuh Setelah Dirawat di RSD Wisma Atlet
-
Warga Tambora Positif Corona Tolak Isolasi di RS Wisma Atlet, Ini Alasannya
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Luput dari Pengawasan, Praktik Tak Manusiawi di Panti Disabilitas Mental Dilaporkan ke Mensos
-
Siap Berdebat dengan Menteri Pigai Soal HAM, Zainal Arifin Mochtar: Bukan Teoretis tapi Tagih Janji
-
Demo Mahasiswa di Mabes Polri saat Ramadan, Polisi Berpeci dan Bersorban Siap Bagi Takjil
-
Geger Mobil Dinas Rp8,5 M, Golkar "Semprot" Gubernur Kaltim: Ukur Kondisi Rakyat
-
Kecewa Tak Ditemui Kapolri, BEM UI dan Aliansi Mahasiswa Ancam Gelar Aksi Lebih Besar
-
Diskon Besar hingga Transportasi Gratis! Ini Fasilitas Mudik ke Jakarta yang Ditawarkan Pemprov DKI
-
Amnesty International Anggap Tuntutan Jaksa Terhadap Delpedro Cs Sebagai Operasi Pembungkaman Kritik
-
Anies Baswedan Soroti Keberhasilan Gerakan Rakyat di Ultah Pertama: Bukan Sekadar Papan Nama!
-
Heboh Keluhan Warga Diwajibkan Bayar Infaq Lewat BAZNAS DKI, Pramono: Tak Boleh Ada Pemaksaan!
-
Angka Perkawinan Anak Turun ke 5,9 Persen, Pemerintah Soroti 380 Ribu Nikah Tak Tercatat