Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta masyarakat untuk patuh dan disiplin dalam menjalankan penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahap tiga DKI Jakarta yang akan segera berakhir pada 4 Juni 2020.
Hal itu berguna untuk menekan angka kasus positif Covid-19 agar kemudian memasuki fase baru melalui kondisi new normal atau normal baru.
"Kami terus menegakkan aturan. Kami minta masyarakat patuh dan disipilin supaya kita bisa mengakhiri masa PSBB kemudian memasuki masa kenormalan baru. Mohon kesabarannya. Kalau masyarakat tidak sabar, tidak taat, tidak patuh, nanti kita khawatir angkanya meningkat," kata Riza, Minggu (31/5/2020).
Ia mengatakan, menjelang beberapa hari selesainya PSBB, angka kasus positif Covid-19 kian menurun. Penurunan itu yang menurut Riza harus terus dijaga menjelang atau saat kondisi new normal nantinya sudah diberlakukan.
"Ini tinggal beberapa hari lagi kita berharap angkanya turun terus. Memang tiga hari yang lalu sudah 0,98 tapi kalau masyarakat tidak disiplin kita khawatir angkanya meningkat. Kita lihat di beberapa negara yang sudah masuk kenormalan baru ada yang gagal. Indonesia harus teliti. Jakarta sebagai ibu kota menjadi sangat penting butuh dukungan partisipasi," ucapnya.
Riza juga mengatakan, Jakarta tidak menutup kemungkinan kembali memperpanjang masa PSBB tahap empat apabila ternyata angka kasus positif Covid-19 kian meningkat.
Sebab, bukan tidak mungkin angka tersebut kembali naik jika tidak diiringi dengan kedispilinan dan kepatuhan masyarakat.
"Kalau angkanya meningkat nanti kita dengan terpaksa kita akan memperpanjang PSBB. Tolong masyarakat jangan ke pasar dulu kecuali untuk urusan dapur, pangan, sembako, kesehatan. Di luar urusan itu kami minta masyarakat untuk taat," pungkasnya.
Baca Juga: LIPI Sebut Jumlah Sampah Plastik dari Belanja Online Meningkat selama PSBB
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial
-
Tragedi PRT Lompat dari Lantai 4 Kos Benhil, Polisi Endus Dugaan Tindak Pidana
-
BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Vishing dan Phishing, Tekankan Pentingnya Jaga Data Pribadi
-
AHY Dorong Model Penataan Kampung Mrican Sleman Jadi Percontohan Nasional
-
Benyamin Netanyahu Menderita Kanker Prostat
-
Nekat Olah Ikan Sapu-Sapu untuk Bahan Siomay, 5 Pria Diciduk Petugas Satpol PP
-
Tak Percaya Peradilan Militer, Pihak Andrie Yunus Tolak Hadiri Persidangan 29 April