Suara.com - Seorang pria di Cumbria diusir oleh manajer KFC karena memesan layanan drive thru dari atas gerobak yang ditarik seekor kuda. Menyadur Metro pada Senin (15/06/2020), pria bernama Ian Bell ini mengaku sangat malu sekaligus bingung dengan pengalamannya.
Ian Bell adalah seorang musafir yang sedang berkemah di lingkungan Carlisle, Cumbria dan sedang ingin menyantap Bargain Bucket sebagai menu makan siangnya.
Bersama seekor kuda bernama Jon Jon, Ian menaiki gerobaknya ke area restoran cepat saji KFCterdekat. Ia melakukan semua prosedur umum untuk pesanan drive thru namun dirinya berakhir diusir dari area restoran.
"Aku antre di belakang beberapa mobil dan akan memesan Bargain Bucket ketika tiba-tiba manajer ini keluar dan berkata "Anda tidak diizinkan masuk ". Aku tidak percaya apa yang kudengar," ungkapnya.
"Aku tidak melakukan kesalahan, Jon Jon (nama kuda) berperilaku sendiri, dia kalem seperti domba, dia adalah kuda yang sangat baik," jelas Ian sambil menambahkan "kuda dan gerobak sudah ada jauh sebelum mobil."
Karena kesal, Ian akhirnya meninggalkan KFC dan meluncur ke restoran kompetitor untuk mendapatkan Big Mac dari McDonald's sebagai makan siangnya.
"Pada akhirnya saya harus pergi ke McDonald's untuk membeli Big Mac. Tidak ada seorang pun di sana yang melawan, mereka tidak mengatakan apa-apa pada, hanya menyajikan makanan untuk saya," ujarnya.
"Saya pikir pelayanan dari KFC benar-benar menjijikkan dan diskriminatif terhadap orang yang menggunakan kuda dan kereta," lanjutnya.
Ian juga mengatakan, ia belum pernah mencoba masuk ke restoran cepat saji lainnya dengan naik kuda tapi ia ingin melihat reaksi Burger King ketika ia dengan Jon Jon membeli makan siang di sana.
Baca Juga: Ditanya Soal Acara Kumpul-Kumpul saat PSBB, Jawaban Admin KFC Savage Banget
Juru bicara KFC membela manajer yang mengusir Ian dan Jon Jon dengan alasan keselamatan tamu.
"Kami tidak mencari masalah dan kami menyesal atas pengalaman Ian dan Jon Jon, tapi keselamatan tamu kami sangat penting, jadi kami tidak bisa membiarkan kendaraan yang ditarik kuda di drive-thru kami."
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
Soal PT 7 Persen, Titi Anggraini: Ambang Batas Fraksi Lebih Adil Bagi Suara Rakyat
-
Menag Tegaskan Zakat Tak Boleh untuk MBG, Penyaluran Wajib Sesuai 8 Asnaf
-
KPK Kembali Panggil Eks Menhub Budi Karya Sumadi Jadi Saksi Dugaan Suap Proyek DJKA
-
Maidi Diduga Terima Upeti 10 Persen Proyek PUPR Kota Madiun, KPK Cecar 6 Anak Buah
-
KPK Periksa Enam Pejabat Dinas PUPR Kota Madiun Terkait Korupsi Wali Kota Maidi
-
Kasus Pelecehan Guru SLB di Jogja Naik Penyidikan, Polisi Segera Panggil Terlapor
-
KPK Telusuri Pola Fee Proyek PUPR Madiun, Maidi Diduga Terima Imbalan hingga 10 Persen
-
532 Ribu Tiket Kereta Lebaran Ludes Terjual, KAI Daop 1 Ingatkan Sisa Kursi Menipis
-
Bongkar Sindikat SMS Blast e-Tilang Palsu, Bareskrim: Dikendalikan WN China
-
PDIP Soroti "Rasa Keadilan" Dunia Pendidikan: Pegawai MBG Jadi PPPK, Guru-Dosen Masih Terabaikan