Suara.com - Juri Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto meminta Kepala Dinas Kesehatan di daerah untuk membantu mempercepat pengendalian tingginya kasus Covid-19 di beberapa daerah.
Pasalnya kata dia, jumlah kasus per 100.000 ribu orang, menandakan risiko ancaman penularan Covid-19 di beberapa di daerah masih tinggi.
"Kami sampaikan kepada Dinas Kesehatan bahwa ini harus lakukan intervensi yang lebih cepat lagi bukan hanya karena kasus banyaknya kasus, tapi juga terkait tingginya jumlah kasus per 100.000 orang yang kemudian bisa direpresentasikan tingkat risiko ancaman tertular, di beberapa daerah masih cukup tinggi," ujar Yurianto dalam siaran Youtube, Sabtu (27/6/2020).
Ia mengungkapkan tingginya kasus Covid-19 di daerah lantaran sumber penularan masih berada di tengah-tengah masyarakat.
Kata Yurianto, sumber penularan tersebut berasal yakni berasal dari orang-orang yang terinfeksi Covid-19, namun tidak melakukan isolasi dengan baik sehingga menularkan orang lain.
Kemudian juga tidak menggunakan masker dengan baik, tak menjaga jarak hingga tak mencuci tangan.
"Beberapa orang yang kemudian sakit terifenksi covid-19 dan potensi menularkan tapi tidak melakukan isolasi secara baik, tidak melakukan upaya untuk menjaga orang lain tidak tertular dengan menggunakan masker yang benar dan juga masih banyak masyarakat yang tidak melindungi dirinya sendiri dengan cara menjaga jarak dan masker serta cuci tangan cuci tangan," tutur dia.
Menurut Yurianto hal tersebut menjadi kendala sulit memutus mata rantai penularan Covid-19 di tengah masyarakat.
"Ini beberapa kendala yang kami dapatkan Oleh karena itu permasalahan memutuskan rantai penularan ini permasalahan yang berada di tengah-tengah masyarakat. Ini tidak boleh kita lihat sebagai permasalahan yang ada di rumah sakit saja," kata Yurianto.
Baca Juga: Terinfeksi Virus Corona Covid-19, Dokter Ini Alami Gejala Gastrointestinal
Karena itu kata Yurianto orang yang terpapar Covid-19 yang di rawat di rumah sakit relatif lebih aman dan tidak menularkan ke orang lain karena terisolasi dari lingkungannya.
Sementara penambahan kasus terus bertambah lantaran orang yang terinfeksi Covid-19, tidak melakukan isolasi secara baik.
"Saudara kita yang terinfeksi dan kemudian mengalami keluhan gejala sakit dan di rawat rumah sakit, ini relatif lebih aman untuk dari orang lain, karena terisolasi dari lingkungannya. Namun untuk saudara-saudara kita yang terinfeksi covid 19 dan berada di tengah masyarakat kita dan tidak melakukan isolasi secara baik secara mandiri inilah yang kemudian akan menyebabkan penambahan kasus yang terus-menerus," katanya.
Sebelumnya penambahan kasus positif sebanyak 1.385 orang per 27 Juni 2020 .Sehingga total kasus positif covid-19 yakni 52.812 orang.
Kemudian jumlah pasien yang sembuh hari ini mencapai 576 orang. Sehingga total 21.909 pasien Covid-19 yang sembuh.
Adapun penambahan kasus yang meninggal sebanyak 37 orang dan total sebanyak 2.720 pasien Covid-19 yang meninggal.
Berita Terkait
-
WFH demi Hemat BBM: Solusi Visioner atau Sekadar Geser Beban ke Rakyat?
-
Pemerintah Siapkan Skenario dari era Covid-19 Hadapi Krisis Energi Akibat Konflik Timur Tengah
-
Jerinx SID Kembali Singgung Konspirasi COVID-19, Ungkit Aksi Demo Tolak Rapid Tes Tahun 2020
-
Epstein Files Singgung Simulasi Pandemi Sebelum COVID-19, Nama Bill Gates Terseret
-
Merasa Tervalidasi oleh Epstein Files, Jerinx SID: Kini Kebenaran Makin Menyala
Terpopuler
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
Terkini
-
KSAD Minta Keluarga Prajurit TNI yang Bertugas di Lebanon Tak Risau: Doakan Saja
-
Menjangkau Area Terisolir, Tito Pastikan Bantuan Tersalurkan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi
-
Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur, Menlu Sugiono Mengutuk Keras Serangan Terhadap Pasukan UNIFIL
-
Tinjau Aceh Tamiang, Tito Karnavian Pastikan Penanganan Pengungsi Dipercepat
-
SBY Hadiri Upacara Pelepasan 3 Jenazah Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Haru Saat Hampiri Keluarga
-
Prabowo Beri Ucapan Belasungkawa ke Keluarga dan Penghormatan ke 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Puluhan Siswa di Duren Sawit Diduga Keracunan Makanan, BGN Minta Maaf dan Tanggung Biaya Pengobatan
-
Gugur Akibat Serangan Artileri di Lebanon, Jenazah 3 Prajurit TNI Tiba di Bandara Soetta Sore Ini
-
Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah