Suara.com - Merebaknya virus corona Covid-19 memberikan dampak besar terhadap pembangunan di DKI Jakarta. Setelah APBD merosot, kali ini Pemprov DKI Jakarta mengajukan perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menegah Daerah (RPJMD) tahun 2017-2022.
Perubahan RPJMD itu tertuang dalam Surat Gubernur DKI Nomor 238/-1.172.5 tanggal 29 Juni 2020 tentang rencana perubahan atas RPMJD Provinsi DKI Jakarta tahun 2017-2020.
Ketua Komisi A DPRD Jakarta Mujiyono mengatakan perubahan diajukan karena terjadi perubahan mendasar pada kinerja keuangan daerah. Ia sendiri menganggap hal ini wajar mengingat situasi ibu kota sekarang ini.
Namun ia meminta agar perubahan dilakukan secara efektif menyesuaikan kemampuan DKI. Salah satunya tidak memasukan penyelenggaraan ajang balap mobil listrik internasional Formula E dalam RPJMD itu.
"Mengingatkan agar perubahan RPJMD 2017-2022 tidak diarahkan untuk mengakomodasi program-program baru yang tidak tercantum dalam RPJMD sebelumnya, seperti ajang penyelenggaraan ajang balap mobil listrik internasional (Jakarta E-Prix)," ujar Mujiyono dalam keterangan tertulisnya yang dikutip suara.com, Jumat (10/7/2020).
Untuk itu ia meminta agar Pemprov meniadakan Formula E karena tidak memiliki kajian yang memadai dan terlalu dipaksakan. Dengan keuangan DKI yang sudah merosot tajam, acara ini dinilai tak lagi memiliki urgensi untuk diadakan segera.
"Kegiatan Formula E menggunakan dana APBD yang cukup besar di tengah terjadinya tekanan pada sisi penerimaan daerah dan potensi terjadinya defisit," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Anies Diminta Jangan Dagang Isu Agama untuk Muluskan Reklamasi Ancol
-
KPK Datangi Kantor Anies, Periksa Data Penerima Bansos Corona
-
Main Kata-kata Pakai Istilah Perluasan Daratan, Anies Dianggap Salahi KBBI
-
Tak Lagi Kontra, PDIP Kini Dukung Anies soal Reklamasi Ancol
-
PDIP: Dulu Anies Sempat Janji Hentikan Reklamasi karena Mau Jadi Gubernur
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
Terkini
-
Prabowo Wanti-wanti Pimpinan yang Akali BUMN Segera Dipanggil Kejaksaan
-
Natalius Pigai Bangga Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB: Sebut Prestasi Langka di Level Dunia
-
Nadiem Kaget Banyak Anak Buahnya Terima Gratifikasi di Kasus Chromebook: Semuanya Mengaku
-
Tangis Nenek Saudah Pecah di Senayan: Dihajar Karena Tolak Tambang, Kini Minta Keadilan
-
Guntur Romli Kuliti Jokowi: Demi PSI, Dinilai Lupa Rakyat dan Partai Sendiri
-
Saksi Ungkap Alur Setoran Uang Pemerasan K3 Sampai ke Direktur Jenderal Kemenaker
-
PGRI Miris Penyebutan Honorer Hanya untuk Guru: TNI, Polri, Jaksa, DPR Tak Ada Honorer
-
Mendagri Tegaskan Pemda dan Forkopimda Siap Dukung Implementasi Program Prioritas Presiden
-
Disindir Soal Ingin Tanam Sawit, Prabowo: Semua Pemimpin Negara Minta ke Saya!
-
Video Viral Bongkar Dugaan Manipulasi BAP, Penyidik Polsek Cilandak Diperiksa Propam