Suara.com - China kembali meresmikan jembatan kaca terpanjang di dunia. Menyadur Next Shark pada Rabu (29/07/2020), jembatan ini mengalahkan jembatan sebelumnya sebagai penghubung kaca terpanjang di dunia.
Jembatan kaca ini panjangnya 526 meter dan menghubungkan dua sisi Huangchuan Three Gorges, nama kuno dari Sungai Lianjian.
Daerah indah ini memiliki peringkat 'AAAA' atau '4A', yang merupakan kelas tertinggi kedua yang ditugaskan oleh Departemen Kebudayaan dan Pariwisata China.
Butuh waktu tiga tahun untuk menyelesaikan jembatan yang diresmikan pada 18 Juli ini. Biaya yang dihabiskan mencapai USd 43 juta atau setara Rp 628 juta.
Guinness World of Records mencatat rekor ini karena proses pembuatannya.
Sebelumnya, China juga pernah meresmikan jembatan kaca Lembah Hongya di Provinsi Hubei, yang panjangnya 488 meter. Pada tahun 2017, jembatan kaca ini disebut sebagai yang terpanjang di dunia.
Dari video yang diunggah South China Morning Post, jembatan ini terlihat dramatis karena membentang di atas sungai dan Tiga Ngarai Huangchuan di Lianzhou.
Jembatan ini dibuka sebagai objek wisata dan dapat menampung 500 wisatawan. Akan ada empat dek observasi di jembatan itu dan nantinya, wisatawan bisa melakukan bungge jumping, zip line juga runway peragaan busana.
Meskipun dari kaca, jembatan ini tetap aman karena terbuat dari kaca transparan 99,15% dengan tiga lapisan yang tebalnya 4,5 sentimeter (1,77 inci).
Baca Juga: Jokowi: Semua Harus Tahu, China-Amerika Semakin Memanas
Ini bukan jembatan kaca satu-satunya di China. negara ini memiliki setidaknya 200 jembatan serupa yang tersebar dia sejumlah lokasi menakjubkan, seperti yang diberitakan News China pada tahun 2019.
Jembatan kaca menjadi lokai wisata baru di China dan tren ini mulai muncul empat tahun yang lalu. Saat itu, jembatan Zhangjiajie memulai debutnya dan ide yang sama juga diterapkan di lokai lain.
Sayangnya, pada 2016, China menutup jembatan pemecah rekor itu setelah buka selama 13 hari. Menurut BBC News, terjadi kecelakaan fatal di jembatan yang memicu adrenalin tersebut.
Seorang wisatawan dilaporkan meninggal dan enam lainnya luka-luka karena terpeleset dari seluncuran kaca di Provinsi Guangxi.
Cuaca membuat atriaksi berubah menjadi bencana. Ait hujan membuat kaca jadi sangat licin wisatawan menabrak pembatas dan terjatuh dari samping. Ia meninggal dunia dengan beberapa luka di kepala.
Pejabat keselamatan terpaksa menutup 32 objek wisata jembatan kaca lain di Provinsi Hubei sejak Maret 2018.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Laporan Suara.com dari Swiss: Prabowo Siap Hadir di World Economic Forum 2026
-
Dari Kenaikan PBB hingga Uang di Dalam Karung: Puncak Drama Bupati Pati Sudewo
-
Pati dan Madiun Tanpa Pemimpin Pasca OTT KPK, Kemendagri Ambil Langkah Darurat
-
Antisipasi Puncak Cuaca Ekstrem, BPBD Tebar 2,4 Ton Bahan Semai di Hari Keenam OMC
-
Wacana Polri di Bawah Kementerian Mengemuka, Yusril Tegaskan Masih Tahap Opsi Reformasi
-
Ratusan Warga Serang Masih Mengungsi, Banjir Dominasi Bencana Hidrometeorologi
-
Drama Sidang Korupsi: Hakim Ad Hoc Walkout Tuntut Gaji, Kini Diperiksa KY
-
Antisipasi Jalan Rusak akibat Banjir, Dinas Bina Marga DKI Lirik Aspal 'Sakti' yang Bisa Serap Air
-
Pascabencana Bireuen, Mendagri Tito Tinjau Infrastruktur Jembatan
-
Keterlibatan TNI-Polri Jadi Petugas Haji 2026 Melonjak Drastis, Menhaj: Naik Hampir 100 Persen Lebih