Suara.com - Ratusan pejabat di Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dites virus corona lewat tes swab. Mereka yang dites corona mengikuti sejumlah kegiatan Gubernur Isdianto dalam empat hari terakhir.
Pelaksana Tugas Direktur Rumah Sakit Raja Ahmad Thabib (RSUP Kepri) Elfiani Sandri mengatakan, 8 petugas kesehatan yang bekerja secara bergantian telah mengambil swab dari sekitar 200 orang di posko khusus yang dibangun setelah terungkap Pu, ajudan Gubernur Kepri, tertular COVID-19.
"Dalam dua hari sudah sekitar 200 orang yang diambil swab. Pemeriksaan swab dilakukan di Laboraturium Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Kelas I Batam. Mudah-mudahan dalam sehari sudah diketahui hasilnya," ujarnya di Tanjungpinang, Jumat (31/7/2020).
Pengambilan swab itu berdasarkan perintah Sekda Kepri Tengku Said Arif Fadillah untuk memastikan apakah pejabat tersebut terinfeksi COVID-19 atau tidak.
Pengambilan swab dilakukan mulai Kamis (30/7) hingga Sabtu (1/8/2020) mulai pukul 08.00-16.00 WIB.
Sandri sendiri juga sudah menjalani pemeriksaan kesehatan tersebut, dan masih menunggu hasilnya. Ia juga menjalani karantina mandiri selama 14 hari, meski pun hasil swab negatif.
Ia ingin memastikan apakah tertular COVID-19 atau tidak karena mengikuti kegiatan Isdianto sehari setelah Isdianto dilantik sebagai Gubernur Kepri di Istana Negara.
"Sampai sekarang juga belum diketahui siapa yang menulari COVID-19 ke Pu," katanya.
Sebelumnya, Sekda Kepri Tengku Said Arif Fadillah mengatakan swab dari tubuhnya dan Gubernur Kepri sudah diambil.
Baca Juga: Akhirnya Menyerah, Vietnam Catat Korban Meninggal Pertama Akibat Covid-19
Ia dan gubernur juga menjalani karantina mandiri selama 14 hari.
Arif merasa tubuh sehat, begitu pula dengan gubernur, namun pemeriksaan kesehatan perlu dilakukan sesuai protokol kesehatan.
"Kami imbau masyarakat untuk tetap waspada dan menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas," ucapnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Mengenal COVID-19 'Stratus' (XFG) yang Sudah Masuk Indonesia: Gejala dan Penularan
-
Kenali Virus Corona Varian Nimbus: Penularan, Gejala, hingga Pengobatan Covid-19 Terbaru
-
Mengenal Virus Corona Varian Nimbus, Penularan Kasus Melonjak di 13 Negara
-
7 Fakta Kenaikan Kasus COVID-19 Dunia, Thailand Kembali Berlakukan Sekolah Daring
-
Pasien COVID-19 di Taiwan Capai 41.000 Orang, Varian Baru Corona Kebal Imunitas?
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Dampak Perang Iran-AS-Israel: Bagaimana Nasib Ekonomi-Politik Indonesia?
-
Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
-
38 Ribu Jemaah Umrah Tertahan Akibat Konflik Timur Tengah, Rano Karno: Jalur Transit Berhenti Total
-
Jalur Minyak Dunia Terancam! Begini Upaya RI Bebaskan 2 Kapal Pertamina Terjebak di Selat Hormuz
-
Tensi Timur Tengah Memanas, Menlu Sugiono Telepon Menlu UEA hingga Prabowo Siap Mediasi ke Teheran
-
Drone Serang Militer Inggris Bukan dari Iran, Diduga Berasal dari Dekat Lebanon
-
Eks Kader PDIP Nina Agustina Resmi Gabung PSI, Perkuat Basis di Jawa Barat
-
Korban Jeffrey Epstein Dapat Ganti Rugi Rp550 Miliar
-
Cegah Perang Meluas, Macron Desak Netanyahu Batalkan Serangan Darat ke Lebanon
-
Warga Bisa Cek dan Perbaiki Data Bantuan Sosial Sendiri? Ini Cara Ampuh Lewat Aplikasi Cek Bansos!