Suara.com - Israel telah menawarkan bantuan kemanusiaan kepada Lebanon setelah ledakan besar mengguncang Beirut, Selasa (4/8/2020). Padalah, secara teknis kedua negara masih berperang.
Menyadur Haaretz, Rabu (5/8/2020), niat baik Israel kepada Lebanon disampaikan Menteri Pertahanan Israel, Benny Gantz dan Menteri Luar Negeri Gabi Ashkenaz.
Presiden Israel, Reuven Rivlin juga menyampaikan dukungannya kepada Lebanon pasca ledakan besar yang menewaskan 78 orang dan mencederai sekitar 4.000 lainnya.
"Kami berbagi penderitaan dengan rakyat Lebanon dan dengan tulus menjangkau untuk menawarkan bantuan kami pada saat yang sulit ini," kata Reuven Rivlin.
Menteri Pertahanan Israel, Benny Gantz, menyebut pihaknya akan memberikan bantuan lewat prantara dari asukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon, UNIFIL, dan Prancis.
"Israel telah mendekati Lebanon melalui saluran keamanan dan diplomatik internasional dan telah menawarkan bantuan medis dan kemanusiaan," kata Gantz.
Perdana Menteri Benjamin Netanyahu juga mengatakan dia telah meminta Penasihat Keamanan Nasional Meir Ben-Shabbat untuk menghubungi utusan PBB di kawasan tersebut, yakni Nickolay Mladeno.
Juru bicara tentara Israel, Avichay Adraee, lewat Twitter, berharap kejadian ini bisa menjadi titik balik untuk mengatasi konflik yang terjadi antara kedua negara.
"Ini adalah waktu untuk mengatasi konflik," tulis Adraee.
Baca Juga: Amonium Nitrat Bisa Jadi Bahan Peledak? Ini Deretan Faktanya
Israel dan Lebanon belum lama ini bersitegang. Pekan lalu, mereka menuduh Organisasi Politik dan Paramiliter Lebanon, Hizbullah berusaha mengirim orang-orang bersenjata melintasi perbatasan "Garis Biru" yang ditetapkan PBB.
Sejak itu, Israel meningkatkan jumlah pasukan di perbatasan utara, di mana ia berbatasan dengan Libanon dan Suriah, sebagaimana dilaporkan Al Jazeera, Rabu (5/8/2020).
Berita Terkait
-
Ledakan di Beirut Lebanon Dikira Bom, Dita Soedarjo Ditegur Netizen
-
TNI Pastikan 1.234 Kontingen Garuda Aman dari Ledakan di Beirut Lebanon
-
Soal Ledakan di Beirut Lebanon, Arie Untung: Innalillahi
-
Seorang WNI Sedang Dikarantina di RS Saat Terjadi Ledakan Beirut Lebanon
-
Ledakan di Beirut, Publik Kirim Doa dan Ucapan Duka Lewat #PrayForLebanon
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- 8 Sepatu Adidas untuk Jalan Kaki yang Sedang Diskon di Toko Resmi, Harga Jadi Rp500 Ribuan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Nanik S Deyang Jawab Surat Viral Waldan Minta MBG: Bismillah Kami Segera ke Sumbawa
-
Korban Kekerasan dan Pembela HAM Disebut Sulit Dapat Keadilan Lewat Peradilan Militer
-
Jalankan Titah Prabowo, Menkeu Purbaya Putuskan Nasib Dirjen Bea Cukai Minggu Depan!
-
Ogah Menyerah, Nurhadi Siap Lawan Balik Lewat Kasasi Usai Vonis 5 Tahun Diperkuat
-
Koalisi Ormas Islam Laporkan Hercules Terkait Dugaan Persekusi dan Ancaman Senjata Api
-
Malaysia Batasi Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun Mulai Juni 2026
-
KPK Dalami Penukaran Uang Pejabat Bea Cukai yang Jadi Tersangka Korupsi
-
200 Ribu Anak Indonesia Terpapar Judi Online!
-
WN Australia Pimpin Anak Usaha Danantara, PDIP: Jangan Sampai Bangsa Sendiri Tersingkir
-
Komplotan Penipu Kuras ATM dan Perhiasan Lansia di Hotel Harris Kelapa Gading, 20 Kartu ATM Disita