Suara.com - Aksi seorang ibu menyelamatkan anaknya saat terjadi ledakan dahsyat di ibukota Beirut Lebanon viral di media sosial Twitter.
Video yang diunggah oleh akun Twitter @Sobhiyanajjar memperlihatkan detik-detik saat seorang wanita menyelamatkan seorang anak. "Angkat topi untuk seorang Asisten Rumah Tangga ini #Beirut," tulisnya.
Dalam video tersebut terlihat seorang wanita sedang bersih-bersih dan ditemani seorang anak kecil.
Saat sedang asyik menyedot debu menggunakan vacum cleaner, tiba-tiba terdengar suara ledakan yang sangat dahsyat.
Bahkan tirai-tirai dan jendela yang menutupi sekitarnya hingga bergerak seperti tertiup angin dari ledakan tersebut.
Seketika wanita itu langsung menarik dan menggendong anaknya kemudian mereka berlari ke dalam rumah untuk menyelamatkan diri.
Melihat aksi wanita tersebut, warganet ramai-ramai memuji sikap sigap saat menyelamatkan diri beserta anak kecil tersebut.
Akun @NAGWA50342866 menuliskan: "Pengasuh atau pekerja rumah tangga ini sangat baik, dia takut gadis itu seolah-olah dia adalah putrinya dan menyelamatkannya."
Akun @KralMuzic berkomentar: "Sayangnya saya masih melihat pekerja kulit hitam mendapatkan perlakuan rasis, di sini mereka melindungi anak-anak Anda."
Baca Juga: Ini Alasan Amonium Nitrat Mudah Meledak
Ledakan dahsyat yang terjadi pada Selasa (4/8/2020) disebabkan oleh tumpukan 2.750 ton amonium nitrat, menurut Presiden Lebanon Michel Aoun.
Hingga berita ini diterbitkan, tercatat ada 78 korban tewas dan 4.000 orang terluka, menurut Kementerian Kesehatan Lebanon.
"Ada banyak orang yang hilang sampai sekarang. Warga bertanya kepada departemen darurat tentang orang-orang yang mereka cintai," ujar Hamad Hasan.
"Sulit untuk mencari di malam hari karena listrik padam," sambungnya.
Otoritas setempat menyebut kemungkinan korban meninggal dunia masih akan terus bertambah seiring dengan proses evakuasi oleh petugas yang mencari korban di bawah reruntuhan bangunan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,59 Persen, Dukungan Pramono terhadap UMKM dan PKL Tuai Pujian
-
Fadli Zon Sebut Ziarah Gunung Kawi Merupakan Warisan Tradisi
-
Alasan Indonesia Tak Kirim Pejabat Tinggi ke Penghormatan Terakhir Ayatollah Khamenei
-
Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal
-
WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta
-
Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?
-
Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang
-
Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan
-
Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!
-
Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite