Suara.com - Penampakan sebuah rumah berdinding bambu ini menarik perhatian publik. Meskipun terlihat reyot dari luar, namun penataan perabotan di dalamnya membuat takjub setiap orang yang melihatnya.
Sebuah akun Facebook Natipah Abu membagikan foto-foto rumah berdinding bilah bambu yang tampak sederhana dan terlihat tidak terlalu istimewa.
Atap dan beberapa bagian dindingnya dilapisi seng yang berkarat untuk menghindari rembesan air hujan.
Pintunya berupa teralis besi usang yang diselimuti jaring berwarna hitam.
Namun, begitu masuk ke dalam rumah, kesan kumuh seketika lenyap. Bagian dalam rumah tersebut tertata begitu rapi dari ruang tamu hingga dapurnya.
Meski perabotan yang terpasang bukan merupakan furnitur mahal dan mewah, namun semuanya disusun rapi sesuai dengan tempatnya.
Di bagian dapur yang sering menjadi tempat yang paling mudah berantakan, semua anggapan itu sirna. Kendati hanya beralaskan tanah, namun tak ada satu pun sampah yang berserak.
Panci penggorengan hingga talenan tergantung rapi di dinding seng. Sementara piring, gelas dan perkakas dapur lain tersusun di rak berwarna biru.
Tak ketinggalan pula makanan yang sudah disajikan tertutup tudung saji di atas meja sederhana yang terbuat dari batang kayu.
Baca Juga: Sebelum Kumandangkan Azan, Muazin Cabuli 2 Anak yang Ingin Mengaji
Di bagian kamar tidur rumah tersebut tidak kalah rapinya. Semuanya baju disusun di rak dan lemari. Kasur besar untuk tidur keluarga disandarkan ke dinding sehingga menciptakan suasana yang lebih luas.
Semua tirai jendela pun disibakkan sehingga cahaya matahari dan udara bisa bersirkulasi dengan baik.
Rumah sederhana nan rapi itu dimiliki oleh sebuah keluarga dengan empat anak. Sang ayah baru saja bekerja di sebuah bengkel las di desa setelah sebelumnya bekerja di kota dengan pendapatan sekitar 50 Ringgit Malaysia sehari.
Keluarga ini mendirikan rumah sederhana tersebut sekitar satu tahun lalu di atas tanah milik orang tuanya.
Kondisi rumah yang sederhana namun rapi ini menuai decak kagum warganet. Mereka menganggap bahwa keluarga itu adalah panutan bagi keluarga lain agar tetap bersyukur dengan tetap menjaga apa yang dimilikinya.
"Keluarga ini telah menolak stigma masyarakat yang orang susah itu tidak menjaga kebersihan. Alhamdulillah, semoga Allah senantiasa menjaga keluarga muda ini," tulis seorang warganet.
Berita Terkait
-
Sebelum Kumandangkan Azan, Muazin Cabuli 2 Anak yang Ingin Mengaji
-
Cuma Bisa Dibeli Sekali, Ini 3 Fakta Kuota Belajar Terlkomsel 10 GB Rp 10
-
Update RSD Wisma Atlet 23 Agustus: Positif Corona Tambah Jadi 1.410 Orang
-
Baru Nikah 18 Bulan, Istri Minta Cerai Gegara Suaminya Terlalu Baik
-
Hilangkan Stres saat Pandemi Covid-19, Perusahaan Ini Ciptakan Peti Hantu
Terpopuler
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena
-
Gus Ipul Ajak Para Kades Tindaklanjuti Arahan Presiden Kawal Data Kemiskinan
-
Wajah Ridwan Kamil Dicopot dari Underpass Depok, Ikon 'Jabar Juara' Akan Diganti Tokoh Lokal?
-
Kapolda Aceh ke Anggota: Jadilah Lilin, Walau Hancur Tetap Menerangi Sekitar
-
Dapat Restu Prabowo, Gedung Bekas Kedubes Inggris di Bundaran HI Disiapkan Jadi Pusat Lembaga Umat
-
Boni Hargens: Ide Polri di Bawah Kementerian Melemahkan Presiden
-
Sentil Upaya Pembungkaman, Hasto: Jangan Takut Suarakan Kebenaran Demi Kemanusiaan
-
PAN Beri Sinyal Dukung Prabowo Dua Periode, Zulhas: Realisasikan Program 5 Tahun Nggak Cukup
-
KPAI Ingatkan Bahaya Grooming Berkedok Konten, Desak RUU Pengasuhan Anak Segera Disahkan!
-
Wabup Klaten Benny Wafat di Usia 33 Tahun, Sudaryono: Kepergiannya Kehilangan Besar Bagi Gerindra