Suara.com - Dana insentif yang seharusnya diterima para tenaga kesehatan (nakes) DKI Jakarta sempat tertahan lima bulan sejak awal virus Corona menyebar. Namun akhirnya hari ini, dana itu akan segera dicairkan.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta Edi Sumantri mengatakan pihaknya sudah memberikan dana insentif itu kepada Dinas Kesehatan (Dinkes).
Selanjutnya Dinkes disebutnya yang akan melakukan pembagian langsung ke nakes yang terdaftar sebagai penerima.
"Sudah (dicairkan) Senin kemarin. Dari BUD ke Dinkes. Hari ini Dinkes transfer ke masing-masing nakes. Teknis ada di Dinkes," ujar Edi saat dihubungi, Selasa (25/8/2020).
Seharusnya, DKI menerima Rp 92,9 miliar dari Pemerintah Pusat untuk dana insentif nakes yang menangani kasus corona. Namun Edi menyebut pihaknya baru dapat Rp 56 miliar dan sudah menyalurkannya kepada Dinkes.
"Dana yang sudah divalidasi ke rekening Bendahara Dinkes Rp 56 miliar," jelasnya.
Kendati demikian, Edi tak merincikan jumlah dana itu merupakan rapelan lima bulan insentif yang tertunda atau tidak.
Ia menyebut teknis pembagiannya dilakukan oleh Dinkes.
"Yang tahu jumlah nakes adalah Dinkes," pungkasnya.
Baca Juga: Anies Sempat Rapat Bareng Kadis Positif Corona, Ini Penjelasan Pemprov DKI
Berita Terkait
-
Pemprov DKI: Jakarta Terbuka untuk Pendatang Asal Punya Skill dan Lapor 1x24 Jam
-
Viral Nakes Bikin Konten Joget saat Pasien Dioperasi
-
Belajar dari Zebra Cross 'Pac-Man', Pemprov DKI Diminta Wadahi Kreativitas Warga di Fasilitas Publik
-
Sempat Viral Zebra Cross Hilang, Pemprov DKI Akhirnya Bikin 5 Titik di Tebet
-
DKI Siap Terapkan WFH 1 Hari per Pekan, Pramono: Tapi Bukan Hari Rabu
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
-
Sebut Indikasi Kecelakaan Kalideres Murni Musibah, Kadispenad Pastikan Pemeriksaan Tetap Dilakukan
-
Update Gempa M 7,6: Nyaris Seribu Gempa Susulan Guncang Maluku Utara
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
AS-Israel Gempur Wilayah Iran: 15 Orang Tewas, Pasukan IRGC Gugur dan Pilot F-15E Dicari
-
Spesifikasi Pesawat A-10 Thunderbolt II 'Warthog' Milik AS, Hancur Ditembak Iran
-
Gembira Dihampiri Kasatgas PRR, Asa Penyintas di Desa Sekumur Kembali Menyala
-
Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi di Pelalawan dan Inhil, Hak Rakyat Kecil Terselamatkan
-
Di momen Ramadhan, Jusuf Kalla mengadakan sejumlah pertemuan dengan beberapa pihak
-
Siasat Cegah Defisit, JK Sarankan Pemerintah Evaluasi Anggaran dan Kurangi Subsidi