Suara.com - Jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat meringkus dua kurir ganja berinsial PA (50) dan VA (27).
Keduanya dicokok di kawasan Solok, Sumatra Barat pada Rabu (19/8/2020) lalu saat hendak menuju Jakarta menggunakan satu unit truk.
Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Audie S. Latuheru memaparkan, pihaknya mengamankan sebanyak 7 karung berisi ganja siap pakai. Jika ditotal, beratnya mencapai 157 kilogram.
Audie melanjutkan, kasus ini merupakan pengembangan dari kasus sebelumnya. Pada Januari 2020 lalu, Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat telah menyita kurang lebih 300 kilogram ganja.
"Jadi kasus ini merupakan pengembangan dari pengungkapan sebelumnya, yaitu pada bulan Januari 2020. Pada saat itu Satres Narkoba sudah mengungkap kurang lebih 300 lebih Kg ganja," kata Audie di Mapolrestro Jakarta Barat, Rabu (26/8/2020).
"Dan dilakukan pengembangan sampai akhirnya bisa diungkap lagi kasus yang sama dengan barang bukti kurang lebih 157 kilogram," sambung dia.
Didor Petugas
Duet PA dan VA semula hendak mengantar paket ganja tersebut untuk diedarkan di kawasan Jakarta Barat. Polisi yang mendapat informasi ihwal pengiriman barang tersebut langsung mendeteksi dan melakukan penangkapan.
"Mereka ditangkap di daerah Sumatra yaitu pada saat akan membawa semua barang-barang ganja ini ke pulau Jawa, tepatnya sebetulnya mau diedarkan di Jakarta Barat," beber Audie.
Baca Juga: Pesta Narkoba, Pelaku Simpan Sabu di Lubang Kaca Spion Motor
Hanya saja, pada saat penangkapan, duet PA dan VA sempat melakukan perlawanan. Alhasil, timah panas dilepaskan oleh aparat kepolisian kepada kedua tersangka.
"Jadi pada saat melakukan penangkapan, pelaku mencoba untuk melawan petugas, sehingga diberikan tindakan tegas terukur," lanjut dia.
Atas perbuatannya, PA dan VA dijerat dengan Pasal 112 dan 114 tentang Undang-undang Narkotika dengan ancaman hukuman kurungan penjara selama 20 tahun penjara atau seumur hidup.
Tag
Berita Terkait
-
Polisi Ciduk Pengedar Ganja 6,2 Kilogram di Depok usai Dapat Laporan Warga
-
Tower Provider di Kembangan Roboh Timpa 2 Kontrakan, Polisi Dalami Unsur Pidana Kelalaian Kerja!
-
Polres Jakarta Barat Terbakar: Api Berhasil Dipadamkan dalam 30 Menit, Tak Ada Korban Jiwa
-
Tak Picu Kriminal! Anggota DPR Hinca Panjaitan Usul Maluku Jadi 'Kawasan Ekonomi Khusus' Ganja Medis
-
Modus Black Dollar Terbongkar! 2 WNA Liberia Tak Berkutik Diciduk di Meja Makan Apartemen Meruya
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
-
Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU
-
TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!
-
Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat
-
Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer
-
Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal
-
Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi
-
Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu
-
Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!