Suara.com - Pendakwah kenamaan Ustaz Abdul Somad atau yang akrab disapa UAS membagikan momen pertemuannya dengan Rachmini Rachman Uno yang merupakan ibunda dari mantan Wakil Gubernur DKI, Sandiaga Uno.
Dalam pertemuan itu, UAS mengaku diberi wejangan oleh perempuan yang kerap dipanggil Mien Uno tersebut.
UAS mengaku dulu sering melihat perempuan yang pernah masuk dalam jajaran 99 Perempuan Paling Berpengaruh di Indonesia versi Globe Asia tahun 2007 itu hanya lewat koran dan televisi.
"Alhamdulillah malam ini bisa ngobrol lebih dekat. Akrab, santai banyak candaan, tetap ilmiah dan penuh pesan seorang ibu," kata UAS dalam keterangan unggahan Instagram-nya pada Rabu (26/8/2020).
Ustaz asal Silo Lama, Sumatera Utara, itu mendapat pesan dari Mien Uno agar tetap menyapa jamaah yang lanjut usia, bukan hanya jamaah yang muda-muda.
Selain itu, Mien Uno juga mengatakan pada UAS agar jangan terlalu memanjakan anak. Menurut perempuan 79 tahun itu, memanjakan anak justru bukan merupakan bentuk didikan yang baik.
Mien Uno juga mengingatkan agar uang ibadah haji dan umroh dipergunakan sesuai funfsinya.
"Kalau dipakai untuk yang lain, tidak berkah. Pengamatan dari pengalaman," kata Mien seperti yang dikutip UAS.
Lebih lanjut, UAS juga mendapat wejangan bahwa sangat memungkinkan untuk para jamaah haji dan umroh Indonesia memiliki pondokan sendiri di tanah suci.
Baca Juga: Terungkap, UAS dan Ustaz Tengku Zul Pernah Ditawari Mobil Super Duper Mewah
Hal itu karena masyarakat Indonesia berpenduduk muslim terbesar di dunia dengan jamaah haji dan umroh terbanyak.
Tak hanya itu, Mien Uno juga menasihati UAS agar meninggalkan sesuatu yang lebih abadi setelah kematian. Namun, tak dijelaskan lebih lanjut tentang apa yang dimaksud oleh ibunda Sandiaga Uno tersebut.
Terakhir, UAS mendapat pesan yang sederhana namun tampaknya begitu berkesan untuk pendakwah 43 tahun tersebut.
"Banyak makan biar lebih gemuk," kutip UAS.
Pesan terakhir tersebut ternyata banyak disetujui oleh para pengikut UAS. Melalui kolom komentar, warganet meminta agar UAS mengingat lekat-lekat soal wejangan makan yang banyak tersebut.
"Pesan yang no 6 jangan lupa Ustaz," tulis warganet.
Berita Terkait
-
Terungkap, UAS dan Ustaz Tengku Zul Pernah Ditawari Mobil Super Duper Mewah
-
Ustaz Hilmi Mau Nyapres, Pendukungnya Terbelah Sebagian ke HRS, UAS, Anies
-
Akhirnya UAS Jawab Rasa Penasaran Umat Soal Berapa Honornya Tiap Ceramah
-
Pendapatan UAS dari Youtube Gede Banget, Semua Dihabiskan Buat Beramal
-
Sandiaga: Startup dan UMKM 'Dewa' Penolong Ekonomi Saat Pandemi
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- Bukan Sekadar Wacana, Bupati Bogor Siapkan Anggaran Pembebasan Jalur Khusus Tambang Tahun Ini
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
Pengaduan Pelanggaran Hak Anak ke KPAI Melonjak, Identitas 66 Persen Pelaku Tidak Diungkap
-
Antisipasi Banjir, Pemprov DKI Perpanjang Operasi Modifikasi Cuaca Hingga 22 Januari
-
Hirup Udara Bebas, Laras Faizati Ingin Ziarah ke Makam Ayah Hingga Main ke Mal
-
Pakar Hukum Sebut Pilkada Lewat DPRD Suburkan Oligarki dan Renggut Kedaulatan Rakyat
-
Mendagri Pimpin Rakor Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra
-
DPRD DKI Pastikan Tiang Monorel Rasuna Said Kembali ke Adhi Karya usai Dibongkar Pemprov
-
Laras Faizati Divonis Bersalah Tapi Bebas, Bivitri: Ini Bukan Putusan Demokratis
-
Prabowo Diprediksi Reshuffle Usai Evaluasi saat Retret, Siapa saja Menteri Layak Diganti?
-
Soal Vonis Laras Faizati, Ketua Komisi III DPR Sebut Bukti Manfaat Nyata KUHP dan KUHAP Baru
-
Prabowo Naikkan Anggaran Riset 50 Persen Jadi Rp12 Triliun, Fokus pada Swasembada Pangan dan Energi