Suara.com - Indonesia Corruption Watch atau ICW menilai pengadaan alat untuk penanganan covid-19 yang dilakukan pemerintah di Rumah Sakit Khusus Infeksi Pulau Galang, Kepulauan Riau tidak transparan.
Peneliti ICW Dewi Anggraeni mengatakan dalam penelusuran mereka di sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tidak ditemukan informasi yang lengkap terkait pengadaan barang di RSKI Pulau Galang tersebut.
"Informasi pengadaan pembangunan RSD Pulau Galang minim, tidak ditemukan di SiRUP/LPSE Kemen PUPR," kata Dewi dalam diskusi daring tentang Potensi Korupsi Alat Kesehatan di Kondisi Pandemi, Selasa (1/9/2020).
Dewi menyebut, informasi terkait pengadaan barang di RSKI Pulau Galang hanya ada di LPSE Kementerian Kesehatan, namun tetap saja informasinya minim sekali.
"Pengadaan Alat Kesehatan dan Alat Penunjang untuk RSD Pulau Galang ada di SiRUP Kemenkes, tapi bisa dilihat dalam gambar yang ditampilkan sangat umum," ujarnya.
Dia mencontohkan salah satu laporan pengadaan barang dan jasa yang sudah dilakukan dengan baik oleh Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat.
"Provinsi Kalimantan Barat ini mempublikasikan belanja penanganan Covid di Dinas Kesehatannya rinci, dan kami baru menemukan satu Dinkes Provinsi yang begini," imbuh Dewi.
Atas temuan ini, ICW meminta pemerintah untuk menggunakan anggaran secara akuntabel dan transparan meski dihimpit situasi darurat yang dituntut cepat dan fleksibel.
Baca Juga: ICW Meragukan Perusahaan Pemenang Tender Alat Kesehatan Covid-19
Berita Terkait
-
Gibran Dorong RUU Perampasan Aset, ICW: Jangan Sekadar Lip Service
-
ICW Bongkar Pengaruh Pemerintah Prabowo-Gibran ke Merosotnya Indeks Persepsi Korupsi Indonesia
-
Jerinx SID Kembali Singgung Konspirasi COVID-19, Ungkit Aksi Demo Tolak Rapid Tes Tahun 2020
-
Epstein Files Singgung Simulasi Pandemi Sebelum COVID-19, Nama Bill Gates Terseret
-
Merasa Tervalidasi oleh Epstein Files, Jerinx SID: Kini Kebenaran Makin Menyala
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Terungkap: AS Siapkan Strategi Perang Jangka Panjang di Iran, Beda dari Venezuela
-
Nasib Buruh Perempuan hingga Korban MBG Jadi Sorotan Tajam API
-
API Soroti Femisida dan Bias Hukum Jelang Hari Perempuan Internasional
-
Status Bendung Katulampa Naik ke Siaga 3, Air Kiriman Diprediksi Terjang Jakarta Malam Ini
-
Guru SD di Jember Telanjangi 22 Siswa, Anggota DPR: Bisa Diproses Tanpa Laporan
-
Bima Arya Desak Bupati-Wakil Bupati Jember Selesaikan Konflik Elegan
-
Jelang Ramadan, Satpol PP Matraman Sita 51 Botol Miras dalam Operasi Pekat
-
Musim Hujan Picu Jalan Berlubang, Bina Marga Pasang Imbauan Keselamatan
-
Kolaborasi Penerima Bansos dan Kopdes Merah Putih, Kemensos Bantu Kadang dan Ayam Petelur
-
Golkar Target Menang Pemilu 2029, Kaderisasi Jadi Kunci Transformasi