Suara.com - Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Pusat telah memangkas sebanyak enam ribu pohon di delapan titik kecamatan dengan dalih melakukan perawatan terhadap pohon.
Pemangkasan ribuan pohon itu dilakukan sepanjang September ini.
"Ini akumulasi pemangkasan dari Januari 2020 hingga minggu ketiga September 2020, jumlahnya mencapai 5.922 pohon. Dengan tiga kategori pemangkasan mulai dari ringan hingga berat," kata Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Pusat, Mila Ananda pada saat dihubungi, di Jakarta, Kamis (24/9/2020).
Mila mengatakan pemangkasan sedang paling banyak dilakukan dengan jumlah 3.118 pohon. Sementara untuk pemangkasan ringan terhitung ada 2.139 pohon yang dipangkas dan ada sebanyak 619 pohon yang dirawat dengan pemangkasan berat.
Selain pemangkasan, ada juga pohon yang ditebang oleh petugas dari Suku Dinas Pertamanan dan Huta Kota Jakarta Pusat selama bulan Januari-September 2020 karena pohon sudah tua dan dapat berbahaya bagi warga.
"Ada 46 pohon yang kami tebang karena memang sudah rapuh dan rawan tumbang," kata Mila.
Dari delapan kecamatan, ada tiga kecamatan yaitu Kecamatan Menteng, Kecamatan Cempaka Putih, dan Kecamatan Gambir yang masuk dalam zona pohon rawan tumbang karena usia pohon yang rata-rata sudah tua.
"Karena sudah rawan tumbang, oleh karena itu kita lakukan pemangkasan rutin sehingga beban pada pohon tidak terlalu berat dan aman bagi warga," kata Mila.
Baca Juga: Pohon Tumbang di Siang Bolong, Revitalisasi Monas Diduga Jadi Penyebabnya
Berita Terkait
-
Pemkot Jakpus Bersihkan Ikan Sapu-sapu Perusak Turap di Kali Cideng
-
Wajah Baru Pasar Palmerah: Trotoar Akan Diperbaiki, Pedagang Tak Boleh Berjualan di Bahu Jalan
-
Ada Penebangan Pohon, Ini Daftar Halte Transjakarta Koridor 8 yang Terdampak
-
Pengalihan Rute Transjakarta Lebak Bulus - Pasar Baru Dampak Penebangan Pohon
-
Tak Tahu Jadi Tempat Kontes Transgender, Manajemen Hotel Orchardz: Awalnya Cuma Dangdutan
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal
-
WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta
-
Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?
-
Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang
-
Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan
-
Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!
-
Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite
-
Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan
-
Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan
-
Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM