Suara.com - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) mengklaim selama ini tak pernah ada kasus penularan Virus Corona di tempat makan.
Karena itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diminta untuk memberikan izin operasional makan di tempat atau dine in.
Menurutnya selama ini tempat makan khususnya di hotel dan mal sudah menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19 dengan ketat. Karena itu, pengunjung yang makan di tempat disebutnya memiliki potensi kecil tertular Virus Corona.
"Kita sudah mengikuti protokol kesehatan dan tidak ada pandemi (penularan) yang terjadi di restoran. Yang ada kan biasanya di perkantoran, di pasar, kalau restoran belum ada," ujar Wakil Ketua Umum PHRI Bidang Restoran Emil Arifin Emil Arifin saat dihubungi, Selasa (29/9/2020).
Ia juga menyebut sudah mendapatkan dukungan dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama.
Pihaknya bersama Kemenparekraf sudah membuat aturan dan protokol saat makan di tempat di tengah pandemi.
"Kementerian Parekraf justru mendukung kita. karena PHRI sendiri juga mempunyai kerja sama dengan kemenparekraf untuk membuat protokol kesehatan sendiri, yang mengacu kepada WHO dan Kemenkes," jelasnya.
Karena itu, pihaknya sudah menyampaikan surat kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI terkait permintaan ini.
Dia juga berharap Pemprov mengundang pihaknya berbicara mengenai izin dine in sebelum PSBB jilid II selesai 11 Oktober mendatang.
Baca Juga: Pengusaha Minta Anies Izinkan Pengunjung Hotel dan Mal Makan di Tempat
"Pemprov DKI harusnya ajak kita untuk membahas soal ini. Kementeriannya juga mendukung," tuturnya.
Selain itu, Emil menyebut larangan dine in akan semakin merugikan para karyawan yang harus terpaksa dirumahkan hingga kena PHK.
"Bahayanya saat PSBB ini, adalah pekerjanya itu banyak yang dirumahkan dan PHK. yang tidak ada kerjaan dia nyari kerja ke sana kemari," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati
-
Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah
-
Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu
-
Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend