Suara.com - Gubernur Jakarta Anies Baswedan khawatir kerumunan massa dalam demonstrasi menolak Undang-Undang Cipta Kerja beberapa hari terakhir memicu penyebaran Covid-19.
"Fenomena unjuk rasa kemarin kami khawatir berpotensi terjadinya lonjakan kasus sekitar seminggu sampai dua Minggu yang akan datang," kata Anies di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Sabtu (10/10/2020).
Jika muncul kasus kasus baru akibat keramaian kemarin, Anies khawatir penyebarannya merembet kemana-mana karena pada akhir Oktober merupakan masa libur panjang. Seperti halnya lonjakan kasus pada awal September lalu akibat libur panjang pada Agustus.
"Libur panjang, ada lima hari. Karena (itu) saya imbau kepada seluruh masyarakat jangan sampai timbul klaster keluarga yang sangat besar karena libur bersama," tuturnya.
Anies berharap betul jangan sampai terjadi ledakan kasus corona.
Kekhawatiran Anies sangat beralasan. Sebelumnya, 14 orang yang ikut demonstrasi pada Kamis (8/10/2020) positif terjangkit Covid-19, kata Wakil Gubernur Jakarta, Ahmad Riza Patria.
Riza menyebut 14 orang tersebut berasal dari 1.192 demonstran yang diamankan Polda Metro Jaya, dimana 60 persen di antaranya berusia di bawah 19 tahun dan 50 persennya bukan warga Jakarta.
"Ada sekitar 14 orang lebih yang positif kena Covid-19, tadi malam dicek dan sudah diteruskan untuk ditangani oleh pihak kesehatan," kata Riza di Balai Kota Jakarta, Jumat (9/10/2020).
Ke 14 orang itu terdiri dari pelajar dan mahasiswa. Riza mengatakan pemerintah provinsi akan melakukan tracing menindaklanjuti hasil tes yang dilakukan Polda Metro Jaya.
Baca Juga: Serupa Anies Baswedan, Bupati Tangerang Surati Presiden Terkait UU Ciptaker
Terkait dengan penanganan 14 orang pasien kasus positif itu, Riza mempercayakan pada Dinas Kesehatan untuk mengatur sejauhmana penanganannya, termasuk apakah akan disalurkan ke Wisma Atlet atau ke lokasi lainnya untuk menjalankan isolasi.
"Kemudian untuk melakukan tes massal, nanti kita lihat ke depannya, kita identifikasi dulu 14 orang itu dari kampus-kampus mana atau dari sekolah mana. Itu baru reaktif dan nanti diteruskan ke swab. Tahapannya begitu," tuturnya.
Tag
Berita Terkait
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Keliling Jakarta Tanpa Takut Sinar UV, Menemukan Cerita di Setiap Sudut Kota
-
Dasco Temui Ratusan Mahasiswa yang Gelar Aksi di Depan DPR
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa