Suara.com - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa melantik Brigjen TNI dr. Dewi Puspitorini sebagai Direktur Profesional Tenaga Kesehatan (Dirprofnakes) RSPAD Gatot Soebroto.
Wanita dengan pangkat Jenderal TNI bintang satu itu menduduki jabatan Dirprofnakes yang merupakan struktur baru di lingkungan RSPAD Gatot Soebroto.
dr. Dewi menilai jabatan baru yang diberikan kepadanya merupakan amanat yang mesti dipertanggungjawabkan. Terlebih, jabatan tersebut merupakan struktur baru dalam lingkungan organisasi RSPAD Gatot Soebroto.
“Organisasi ini tadinya tidak ada, buat saya tugas baru ini adalah salah satu amanat yang harus saya emban dan pegang teguh, yang saya harus pertanggung jawabkan terhadap kesempatan yang diberikan terhadap saya dari pimpinan," kata dr. Dewi kepada wartawan, Minggu (11/10/2020).
dr. Dewi menyampaikan komitmennya untuk dapat membangun profesionalisme tenaga kesehatan RSPAD Gatot Soebroto. Sehingga diharapkan nantinya dapat memberikan pelayanan terbaik bagi keluarga besar TNI AD dan masyarakat.
"Profesionalisme dari tenaga kesehatan RSPAD harus mampu untuk ditingkatkan agar kita bisa memberi pelayanan yang lebih baik khususnya TNI AD serta seluruh masyarakat,” ujarnya.
Selain melantik dr. Dewi, KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa sebelumnya juga turut memimpin serah terima jabatan dan Laporan Korps Kenaikan Pangkat Perwira Tinggi kepada 41 anggota TNI AD.
Kegiatan tersebut berlangsung di Markas Besar TNI AD (Mabes AD), Jakarta Pusat.
Berita Terkait
-
Masih Dirawat di RSPAD karena Corona, Ketua KPU Tetap Lakukan Koordinasi
-
Libatkan 241 Pekerja, Barak TNI di Sleman Ditargetkan Selesai Setahun
-
Positif Covid-19, Dino Patti Djalal Alami Gangguan Pernapasan
-
3 Korban Penyerangan Mapolsek Ciracas Dirawat di RSPAD, Begini Kondisinya
-
KSAD Jamin Proses Hukum, Tak Selesaikan Masalah Lewat Gendong-gendongan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK