Suara.com - Kementerian Sosial mengatakan hingga 22 Oktober 2020 anggaran bantuan sosial beras atau BSB telah terserap sebanyak Rp3,15 triliun, setara 59,96 persen dari target Rp5,26 triliun yang disalurkan kepada 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
"Pergerakan bansos beras ini cepat sekali dan masif karena adanya bantuan PKH yang cukup komitmen bersama para transporter," kata Kepala Biro Perencanaan Kemensos RI Adhy Karyono saat dihubungi di Jakarta, Jumat (23/10/2020).
Ia mengatakan bansos beras merupakan salah satu bagian dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang dianggarkan pemerintah pusat. BSB tersebut menyasar 10 juta KPM dimana setiap KPM menerima 15 kilogram beras kualitas medium setiap bulan.
Secara keseluruhan pemerintah melalui Kemensos dan bekerja sama dengan Perum Bulog menyiapkan 450 ton beras yang nantinya disalurkan melalui bantuan transporter ke 514 kabupaten dan kota.
Berdasarkan hasil evaluasi, ujar Adhy, memang terdapat sejumlah kendala dalam menyalurkan BSB. Pertama, masih adanya sejumlah daerah yang memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB sehingga distribusi beras terhambat.
Faktor penghambat lainnya ialah saat ini di beberapa daerah tujuan distribusi bantuan sedang menyelenggarakan tahapan pilkada serentak 2020 sehingga pemerintah setempat berhati-hati sekali.
Terkait adanya sejumlah kepala daerah yang ingin meluncurkan secara resmi penyaluran bantuan beras, Adhy menilai hal itu tidak relevan lagi melihat situasi saat ini yang serba terbatas dan mendesak.
"Kalau hanya untuk launching saya rasa tidak dibenarkan lagi untuk menunggu supaya lama karena masyarakat sudah menunggu," ujarnya.
Selain itu, faktor geografis di beberapa daerah juga menjadi kendala dalam penyaluran bansos beras misalnya Papua dan Jawa Barat. Sebagai contoh di daerah dataran tinggi membutuhkan armada khusus pula karena kondisi medan yang cukup menantang.
Baca Juga: Kemensos Tingkatkan Bantuan demi Kurangi Dampak Ekonomi akibat Pandemi
"Kemarin di Jawa Barat ada armada yang terguling. Oleh karena itu khusus daerah seperti itu armadanya juga harus tangguh dan kuat," tuturnya.
Terakhir ialah persoalan kapasitas gudang beras yang kecil sementara harus menyuplai dalam jumlah banyak. Sebagai contoh di Cianjur Jawa Barat yang memasok Cianjur dan Sukabumi.
"Minggu ini Jawa Barat kita targetkan realisasi bansos beras bisa 90 persen," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Kunjungi Sekolah Rakyat Gresik, Gus Ipul Pantau Program Taruna Bhakti Nusantara
-
Cara Cek NIK Desil Berapa? Panduan Mudah Lewat Cek Bansos Kemensos
-
Hasil Perjuangan 10 Tahun, Disabilitas Kini Dapat Potongan Biaya 20% di 9 Sektor Layanan Publik
-
Wamensos Agus Jabo: Pembangunan Sekolah Rakyat Muna Barat akan Diproses, Bisa Tampung 2 Ribu Siswa
-
BLT Kesra Juli 2026 Sudah Cair Belum? Ini Klarifikasi dari Pemerintah
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
AION UT Black Resmi Melantai di GIIAS 2026 Sebagai Pilihan Mobil Listrik Bergaya Elegan
-
4 Pameran di JIExpo Hadirkan Tren Beauty, Kesehatan, hingga Tekstil Terbaru
-
Sengketa HGB di STC, Dewan Cek Ruko yang Disegel Pemkot Pekanbaru
-
JKIND Rayakan Eksistensi 25 Tahun dalam Industri Kaca Film di Pameran GIIAS 2026
-
Andai Dapat Restu dari Presiden Prabowo dan FIFA, Erick Thohir Gas Maju Lagi Jadi Ketum PSSI
-
Polisi Amankan Pria Diduga Mabuk dan Mengamuk di Depan Gerbang UNS
-
Tim 9 Didesak Ungkap Siapa Pemilik Rp476 M dan Emas 74 Kg di Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
7 Ide Lomba 17 Agustus Hemat Biaya dan Unik, Dijamin Bikin Warga Ngakak!
-
Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
-
Bahlil Semprot AMPI: Satu Periode Empat Kali Ganti Sekjen, Pengkaderan 'Enggak Jelas'