Suara.com - Bisnis warung makan di tengah pandemi Covid-19 tahun ini, menjadi salah satu jenis usaha yang terdampak cukup parah.
Tidak sedikit warung makan yang terpaksa memangkas gaji karyawannya bahkan sampai mem-PHK mereka demi bisa bertahan di masa sulit seperti sekarang ini.
Akan tetapi, sebuah unggahan dari pemilik akun Twitter @sengfoo88 tentang sebuah warung makan mampu membuat warganet terbelalak.
Bagaimana tidak, sebuah warung yang diketahui berada di Malaysia tersebut menawarkan gaji mulai dari Rp 5 juta hingga Rp 6,3 juta.
"Ini bayaran yang lebih tinggi daripada beberapa pekerjaan untuk tingkat pemula (fresh graduate)," tulis @sengfoo88 dilansir Suara.com, Senin (26/10/2020).
Dalam unggahannya tersebut, @sengfoo88 memfoto sebuah pengumuman lowongan pekerjaan untuk gerai nasi lemak di sunway mas.
Sejumlah persyaratan untuk mengisi lowongan itu pun disertakan seperti hanya untuk warga negara Malaysia serta perempuan (Muslim/Non Muslim).
Akan tetapi, warganet dibuat salah fokus dengan gaji yang ditawarkan yaitu mencapai RM 1500-RM 1800 per bulan atau sekitar Rp 5 juta sampai Rp 6,3 juta.
Dilansir dari juiceonline.com, lokasi warung makan tersebut diketahui berada di daerah Aman Suria, Selangor, Malaysia.
Baca Juga: Pemkab Kudus Mengingatkan Pemilik Tempat Usaha Patuhi Protokol Kesehatan
Hingga artikel ini diturunkan, telah disukai hingga 10 ribu warganet dan dihujani beragam nada komentar.
"Gaji tanpa diploma setaraf dengan gaji fresh graduate diploma," tulis akun @Syhrul***
"Sedih bila ramai lepasan universiti, keluar universiti dengan hutang puluhan ribu, terpaksa memilih kerja dengan bayaran yang lebih rendah daripada “penjaga gerai nasi lemak” semata mata untuk menempatkan diri mereka di alam pekerjaan," sergah warganet lainnya dengan akun @anwarr****
"Gaji masuk saya adalah setengah dari kisaran itu, bekerja sebagai artis dekstop di perusahaan MULTI-NASIONAL dengan kenaikan sekitar 50 ringgit per tahun TOPS!" tukas akun @syah_a***
Berita Terkait
-
Berapa Gaji Ketua Ombudsman? Baru Dilantik Seminggu, Kini Jadi Tersangka Korupsi
-
Dunia Usaha RI Mulai Loyo, Tanda-tandanya Sudah Muncul
-
'Cuci Gudang' BUMN Energi, Anak Usaha Pertamina Dipangkas dari 1.000 jadi 250
-
Siapa Hery Susanto: Ketua Ombudsman dengan Gaji Selangit, 6 Hari Kerja Sudah Ditangkap
-
Pemerintah Buka 30 Ribu Loker Manajer Koperasi Merah Putih, Berapa Gajinya?
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Bantah Ramal Indonesia Bakal Chaos, JK: Itu Said Didu, Bukan Saya
-
Catat! Ini 7 Rumah Sakit di Jawa Tengah yang Layani Visum Gratis bagi Korban Kekerasan
-
Selat Hormuz Ditutup Lagi, Trump Sentil Iran, Mojtaba Khamenei Balas Menohok
-
Megawati Ungkap Bahaya Pangkalan Militer Asing, Serukan Dasa Sila Bandung
-
PBB Dinilai Tak Relevan, Megawati Desak Reformasi Total: Hapus Veto, Pakai Pancasila
-
Sebut Tuntutan Kasus LNG Tidak Utuh, Nandang Sutisna: Kerugian Parsial Jangan Dipaksakan Jadi Pidana
-
Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
-
Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU
-
TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!
-
Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat