Suara.com - Bupati Banggai Laut Wenny Bukamo yang terjaring OTT KPK, terakhir kali melaporkan harta kekayaannya pada 3 Maret 2020 untuk periode tahun 2020.
Hal itu diketahui dari situs www.lhkpn.kpk.go.id yang ditelusuri Suara.com pada, Kamis (3/12/2020).
Rincian hartanya terdiri dari tanah dan bangunan, alat transportasi, kas setara kas hingga memiliki hutang.
Wenny tercatat memiliki harta tanah dan bangunan yang tersebar di sejumlah wilayah Kota Surabaya, Banggai dan Banggai Laut dengan total mencapai Rp 5.506.000.000.
Kemudian, untuk transportasi Wenny memiliki mobil Toyota Corolla Sedan Tahun 1992 Rp 25 juta; Motor honda tahun 2002 Rp 2 juta; dan Motor Honda tahun 2006 Rp 2.500.000.
Bila ditotal, keseluruhan transportasi milik Wenny mencapai Rp 29.500.000.
Untuk harta berupa kas dan setara kas, Wenny tercatat memiliki Rp 350 juta
Wenny juga tercatat memiliki hutang mencapai Rp 450 juta.
Sehingga total keseluruhan total kekayaan Bupati Banggai Laut Wenny Bukamo mencapai Rp 5.435.500.000.
Baca Juga: KPK Tangkap Bupati Banggai Laut Wenny Bukamo
Sebelumnya, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri membenarkan pihaknya telah menangkap Bupati Banggai Laut Wenny Bukamo.
Penangkapan Wenny Bukamo dilakukan oleh tim satgas KPK pada, Kamis (3/12/2020).
Bupati Banggai Laut Wenny Bukamo terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK siang tadi sekitar pukul 13.00 WIB.
Belum diketahui kasus apa yang menyeret Bupati Banggai Laut, Sulawesi Tengah itu hingga terkena OTT KPK.
"Betul, telah dilakukan tangkap tangan Bupati Banggai laut," kata Ketua KPK Firli Bahuri kepada Suara.com, Kamis (3/12/2020).
Tag
Berita Terkait
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi
-
7 Bulan Menjabat, Harta Kekayaan Menkeu Purbaya Naik Rp18,2 M dan Tak Memiliki Utang
-
Laporan KPK: Kekayaan Gibran Bertambah Rp 395 Juta, Total Kini Rp 27,9 Miliar
-
Penasaran Harta Terbaru Prabowo-Gibran? KPK: Sudah Lapor dan Bisa Dicek Publik!
-
Mendekati Masa Tenggat, KPK Ingatkan Penyelenggara Negara Segera Laporkan LHKPN
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati
-
Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya
-
Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak
-
Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita
-
Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733
-
DPR Ragukan Status Pesantren Predator Seks di Pati: Itu Hanya Kedok!