Suara.com - Iklan piyama dengan bagian bokong terbuka telah membuat kehebohan di internet.
Iklan "piyama dewasa dengan kancing yang fungsional" dipromosikan oleh beberapa toko online sejak minggu lalu.
Iklan-iklan tersebut telah memicu kebingungan dan banyak warganet bertanya-tanya mengapa mereka menjadi target untuk produk seperti itu.
- Mengapa ada bawang yang terlalu seksi untuk Facebook?
- Bagaimana rasanya menjadi terapis seks?
- Penyelia keintiman: Para perempuan yang mengawasi adegan seks dalam produksi film Hollywood
Seorang ahli mengatakan iklan itu mungkin dirancang untuk membantu mengumpulkan data tentang konsumen.
Iklan tersebut pertama kali menarik perhatian setelah beberapa orang melaporkan melihat iklan yang mencantumkan nama toko online IVRose, saat mereka membaca sebuah artikel di Elle.com.
Halaman Facebook IVRose dikelola oleh perusahaan China bernama Shanghai Lishang Information Technology Co Ltd.
Rincian kontaknya sama dengan situs web mode lainnya, ChicMe, yang namanya ditampilkan dalam iklan yang hampir identik.
Situs webnya dimiliki oleh Alkmand Estate Ltd, yang mengoperasikan banyak situs web pakaian, yang semuanya menampilkan iklan piyama serupa.
'Iklan yang menggoda'
Mat Morrison, direktur perencanaan di agensi pemasaran Digital Whiskey, mengatakan kepada BBC bahwa pengiklan China memiliki sejarah menggunakan "citra provokatif" dalam upaya untuk menarik perhatian.
Baca Juga: Apes! Dituduh Selingkuh dan Diputusin Pacar Gegara Belanja Online
"Iklan yang menyiratkan hal berbau seksualitas juga baju-baju yang terlihat aneh digunakan oleh pengiklan-pengiklan kelas bawah."
Salah satu kemungkinan mengapa iklan itu menjangkau begitu banyak orang adalah karena parameter targetnya yang jauh lebih luas dari biasanya.
Alih-alih menargetkan ceruk tertentu, sasarannya mungkin menjangkau seluruh jenis kelamin atau kelompok usia.
Namun, Morrison mengatakan bahwa tujuan akhir dari iklan yang dianggap cabul itu mungkin lebih dari sekadar mengajak para konsumen membeli produknya.
Dia mengatakan bahwa jika pengguna mengklik iklan, mereka mungkin akan menjadi target produk serupa lainnya dalam waktu dekat.
"Mereka telah membuat iklan menggoda yang cukup 'bersih' sehingga bisa lolos ketentuan periklanan, tetapi cukup cabul untuk menarik minat audiens.
"Saat seseorang mengkliknya, jaringan periklanan akan menempatkan cookie di perangkat mereka.
"Web telah membuka jalan bagi perusahaan China untuk menjual barang-barang mereka ke pasar di negara-negara Barat melalui platform seperti Amazon dan eBay.
"Tapi iklan memungkinkan mereka menjual langsung ke pelanggan mereka, yang meningkatkan margin dan keuntungan," tambahnya.
BBC telah meminta komentar IVRose dan ChicMe namun belum mendapat tanggapan.
Berita Terkait
-
POCO M8 5G Muncul di Toko Online, Siap Dipasarkan di India dan Indonesia
-
Paket Tak Kunjung Gerak dari DC Berbah, Warganet Ramai-Ramai Mengeluh!
-
X Bikin Marketplace, Tapi Cuma untuk Jual Beli Akun Langka
-
Strategi Jitu Memulai Bisnis Online Tanpa Modal Besar di Era Digital
-
UMKM Kini Bisa Punya Toko Online Sendiri, Gratis di Tahap Awal!
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar