Suara.com - Seorang pria di Malaysia harus dilarikan ke rumah sakit setelah dua buah cincin dengan batu permata tersangkut di bagian penis.
Menyadur Berita Harian, Selasa (5/1/2021) insiden tersebut tepat di tanggal 1 Januari 2021 ketika seorang pria menyelipkan cincin di kemaluannya namun tidak bisa dilepas, sehingga harus mencari bantuan petugas pemadam kebakaran.
Setelah itu, tim anggota Balai Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (BBP) Alor Setar yang dipimpin Petugas Senior Pemadam Kebakaran (PBK) II Ahmad Rusdi Lazim, dipanggil untuk membantu dinas khusus pemotongan cincin di Rumah Sakit Sultanah Bahiyah (HSB).
Kepala Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Alor Setar, Deputi Pengawas Kebakaran Ahmad Naufal Abdullah, mengatakan pihaknya menerima panggilan pada pukul 04.07 pagi waktu setempat.
Segera setelah menerima panggilan, pihak damkar segera bergegas untuk melakukan operasi pemotongan cincin tersebut.
"Operasi itu dilakukan dengan hati-hati menggunakan ring cutter untuk mencegah cedera serius pada alat kelamin korban." ujar Ahmad Naufal.
"Operasi itu melibatkan empat anggota dari BBP Alor Setar dan satu mesin EMRS," ujarnya.
Menurut keterangan petugas, pria tersebut berusia 38 tahun dan sudah menikah. Alasan mengapa cincin tersebut bisa tersangkut belum diketahui.
Ahmad Naufal mengatakan operasi pemotongan cincin yang nyangkut di penis tersebut berakhir pada pukul 5.51 pagi waktu setempat.
Baca Juga: Mitsubishi Malaysia Produksi Xpander, Peminatnya Melimpah Ruah
Ia menuturkan, ini merupakan kasus pertama yang melibatkan cincin tersangkut di alat kelamin di awal tahun baru 2021.
Pihak damkar Kota Alor Setar juga mengunggah kasus tersebut dengan nada kelakar di akun Facebook resmi mereka.
"Layanan khusus pemotongan cincin pada alat kelamin. Kasus pertama di tahun 2021. Bantuan ke rumah sakit ... selesai cincin ganda dan batu permata," tulis damkar dengan menyematkan emotikon tertawa.
Unggahan tersebut kemudian mengundang beragam komentar dari warganet. Beberapa menyematkan meme yang memperlihatkan ekspresi terkejut.
Seorang warganet menuliskan: "Orang pakai cincin di jari, ini dipakai di burungnya, apa 2020 visi....".
"Macam-macam saja, cicin dipakai di jari, dia dipakai di anunya, kasihan petugas, sabar ya," tulis warganet lainnya.
Seorang warganet berkomentar: "Mungkin mau kasih kejutan hadiah cincin ke istrinya saat tahun baru,"
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
Terkini
-
Harga Pangan Jakarta Mulai Merangkak Naik di Awal Ramadan
-
KPK Periksa Mantan Wakil Bupati Pati hingga Sejumlah Kepala Desa Terkait Dugaan Pemeresan Sudewo Cs
-
Suami Dwi Sasetyaningtyas Kena Sanksi LPDP, Mahfud MD Bongkar Alasan Ngeri WNI Benci RI
-
Kemenkes Reformasi Skema PPDS, Utamakan Putra Daerah untuk Atasi Krisis Dokter Spesialis
-
Kasus Korupsi Eks Dirjen Kominfo Semuel Abrijani: Apa Alasan Jaksa Menunda Pembacaan Tuntutan?
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Mahfud MD Geram Pernyataan Dwi Sasetyaningtyas Soal Anak WNA, Setuju Sanksi Cabut Beasiswa
-
Jaksa Tetap Tuntut Marcella Santoso 17 Tahun Penjara Terkait Kasus Suap Minyak Goreng
-
Menkes Akui Pendidikan Dokter Spesialis di Indonesia Super Mahal, Sebut di Luar Negeri Justru Digaji
-
Kerusuhan Meksiko Disorot, Pemerintah Diminta Lindungi WNI dan Waspadai Ancaman Narkoba ke Indonesia