Suara.com - Penambahan kasus positif Covid-19 tembus angka 14.224 kasus dalam sehari.
Angka tersebut menjadi penambahan kasus harian tertinggi sejak kasus Covid-19 pertama kali terkonfirmasi pada 2 Maret 2020 silam.
Sampai dengan hari ini, terdapat 896.642 kasus Covid-19 di Indonesia.
Hal tersebut berdasarkan Peta Sebaran dalam laman covid19.go.id, yang diakses Sabtu, (16/1/2021).
Menurut data hari ini, selain terdapat penambahan kasus positif Covid-19 yang tembus 14.224 kasus, terdapat penambahan pasien yang sembuh dari Covid-19 menjadi 727.358.
Sedangkan pasien yang meninggal menjadi 25.767.
Kasus Positif Melonjak, 34 Persen RS di DKI Disiapkan Untuk Pasien Corona
Kasus penularan Covid-19 di Jakarta belakangan cukup tinggi hingga mencapai 20.000 pasien aktif. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membeberkan kesiapan dalam menampung pasien Covid-19 di Rumah Sakit (RS).
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti menjelaskan, pihaknya sudah mengalokasikan sejumlah kamar di Rumah Sakit. Saat ini, dari total kapasitas RS di ibu kota, 34 persen di antaranya dijadikan kamar untuk perawatan pasien terpapar virus corona.
Baca Juga: Belum Ada Laporan KIPI Serius, Masyarakat Jangan Takut Disuntik Vaksin
"Jadi kami ingin tunjukkan bahwa kami sudah siapkan 34 persen kapasitas tempat tidur di DKI sudah untuk covid," kata Widyastuti di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (15/1/2021).
Tak hanya itu, Widyastuti juga menyebut pihaknya telah menambah RSUD khusus yang menangani Covid-19. Totalnya, 13 RSUD tidak lagi menampung pasien penyakit lain.
"Kita tahu bahwa 13 RSUD sudah full untuk covid, artinya jumlah tempat tidurnya akan dedikasikan untuk covid semua," ujarnya.
Kendati demikian, Widyastuti menyebut sebanyak apapun kapasitas RS ditambah, akan menjadi percuma jika protokol kesehatan tak dijalankan masyarakat. Kontribusi masyarakat dalam memutus mata rantai penularan corona sangat diharapkan.
"Sebanyak apapun tentu kalau kedisiplinan terhadap prokes nggak disiplin nanti akan menjadi sumber penularan baru," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook
-
Buronan Kasus Pelecehan Seksual Syekh Ahmad Al Misry Akhirnya Ditangkap di Mesir
-
Divonis 4 Tahun Bui, Korupsi Pendidikan di Masa Pandemi Perberat Hukuman Ibam
-
Hilmar Farid: Ada Gap Pengetahuan Antara Jaksa dan Nadiem Makarim di Kasus Chromebook
-
Bukan 3 Orang, Ternyata Kejagung Kasasi 8 Bankir yang Divonis Bebas di Kasus Sritex
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Buntut Ucapan 'Cuma Perasaan Adik-adik Saja', MC LCC Empat Pilar Kalbar Akhirnya Minta Maaf
-
Eks Direktur BAIS Bongkar Rahasia Dapur Intelijen: Cuma Kasih 'Bisikan', Sisanya Hak Presiden
-
Menteri Perang AS Ngamuk ke Senat Saat Minta Rp24 Ribu T untuk Kalahkan Iran
-
50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan
-
Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China
-
Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa
-
Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun
-
Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha
-
Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus
-
Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi