Suara.com - Vaksinasi Covid-19 tahap dua bagi pedagang di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat hanya diberikan kepada pelaku usaha yang berada di bawah naungan PD Pasar Jaya.
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Masalah Kesehatan Jiwa dan NAPZA Kementerian Kesehatan, Siti Khalima mengatakan, dari sejumlah lokasi jual-beli di Pasar Tanah Abang hanya pedagang di Blok A, B, F dan G yang mendapatkan vaksin Covid-19.
"Blok A, B, F dan G yang menjadi pengelolaan PD Pasar Jaya," kata Siti kepada wartawan di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (16/2/2021).
Siti menuturkan, vaksinasi Covid-19 yang diberikan kepada pedagang di sejumlah titik itu, karena para pelaku usaha disana telah memiliki data yang dikumpulkan PD Pasar Jaya.
"Tidak ada kriteria, tapi karena pendataan ini dilakukan oleh PD Pasar Jaya, jadi kami dahulukan. Bukan didahulukan karena apa, tapi data mereka sudah tersedia," jelas Siti.
Namun Siti memastikan, pada tahap selanjutnya proses vaksinasi akan menyentuh seluruh pelaku usaha di kawasa Pasar Tanah Abang, termasuk pedagang kaki lima.
Untuk itu, pada saat ini pihak Kelurahan Tanah Abang sedang melakukan pendataan kepada pelaku usaha yang akan divaksinasi selanjutnya.
"Setelah ini, ruko-ruko di sekitar sedang dilakukan pendataan oleh Bu Lurah. Selanjutnya kita vaksin juga. Pedagang kaki lima sedang dalam proses pendataan juga. Nanti kita akan vaksin juga.Jadi bertahap, Insya Allah semua kami akan vaksin yang memenuhi syarat. Tidak ada yang dibedakan," tegasnya.
Sebelumnya, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan akan mulai melakukan vaksinasi Covid-19 tahap kedua dimulai dari Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Rabu (17/2/2021).
Baca Juga: Besok Khusus Blok A, 1.500 Pedagang Pasar Tanah Abang Bakal Divaksin Covid
Plt. Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, Maxi Rein Rondonuwu, mengatakan, pedagang termasuk dalam kelompok profesi yang sangat rawan terpapar Covid-19 dalam kegiatan sehari-hari di pasar, sehingga harus segera divaksin.
"Pelaksanaan vaksinasi tahap kedua ini akan dimulai kepada pedagang pasar yang menjadi pilot project di DKI Jakarta yaitu di Pasar tanah abang pada hari Rabu 17 Februari 2021," kata Maxi dalam jumpa pers virtual, Senin (15/2/2021).
Berita Terkait
-
Pasar Jaya Gerak Cepat, Penampungan 350 Pedagang Kramat Jati Siap dalam 3 Hari
-
Profil Carina Joe, Pahlawan Vaksin Covid-19 Raih Bintang Jasa Utama dari Presiden Prabowo
-
CEK FAKTA: Joe Biden Terserang Kanker Gara-gara Vaksin Covid-19, Benarkah?
-
Seorang Dokter di Inggris Coba Bunuh Pasangan Ibunya dengan Vaksin COVID-19 Palsu!
-
Pesta Seks Selama Pandemi dan Kebohongan Vaksin Covid-19, Dokter di New York Terancam Penjara!
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!
-
Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi
-
Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!
-
Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura
-
Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!
-
Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan
-
Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?
-
Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka
-
Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang
-
Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami