Suara.com - Kepala Badan Komunikasi Publik DPP Demokrat kubu Moeldoko, Razman Nasution meminta Demokrat kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tak mengada-ada lantaran mengaku menerima informasi soal adanya polisi mendatangi Ketua DPD dan DPC partai.
"Tidak ada (kami terlibat), tidak ada buktikan aja jangan mengada-ngada," kata Razman di Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (9/3/2021).
Razman justru menyindir Demokrat kubu AHY dengan menyebut pihaknya tak pernah menyampaikan nada protes, meski banyak kadernya yang dipecat.
"Enggak ada. Anggota kami banyak yang dipecat, enggak ada yang melakukan protes kok," tuturnya.
Lebih lanjut, Razman menegaskan, kubu AHY harus membuktikan soal adanya dugaan tekanan dari polisi kepada Ketua DPD dan DPC terkait soal KLB Deli Serdang.
"Jangan mengada-ngada jangan mengada-ngada," tandasnya.
Sebelumnya, Kepala Bappilu Partai Demokrat Andi Arief menyebut bahwa sejumlah DPC dan DPD Partai Demokrat idatangi pihak kepolisian. Andi Arief menyatakan hal itu berdasarkan laporan yang dia terima.
Dia menyebut bahwa pihak kepolisian mempertanyakan sejumlah hal terkait dengan Kongres Luar Biasa atau KLB Partai Demokrat.
"Pagi ini ada beberapa laporan dari ketua DPC Demokrat didatangi polisi," kata Andi Arief melalui akun twitternya @AndiArief_ID, Minggu (7/3/2021).
Baca Juga: Demokrat Kubu AHY Tuding Intel Polri Intimidasi Kader, Mabes: Kami Cek Dulu
Andi menyampaikan, sejumlah kader Partai Demokrat yag didatangi polisi itu ditanyakan tentang mendukung atau menolak Kongres Luar Biasa (KLB).
Selain itu, juga ditanyakan tentang nama pengurus Dewan Pimpinan Daerah dan Dewan Pengurus Cabang yang resmi.
"Menanyakan DPD dan DPC yang mendukung dan Menolak KLB, bertanya nama DPD dan DPC resmi," katanya.
Selain itu, mereka juga ditanyakan tentang organisasi sayap pendukung. "Inventarisir ormas dan underbow PD Pendukung penolak KLB," ujarnya.
"Mudah-mudahanan untuk tidakk memihak, walau nomor 2 (bertanya ama DPD dan DPC resmi) mencurigakan." katanya.
Berita Terkait
-
Demokrat Kubu AHY Tuding Intel Polri Intimidasi Kader, Mabes: Kami Cek Dulu
-
Demokrat Kubu Moeldoko: AD/ART Hasil Kongres 2020 Tidak Sah
-
Dalih Ini, Kubu Moeldoko Diam-diam Setor Hasil KLB Demokrat ke Kemenkumham
-
Demokrat Kubu Moeldoko Klaim Sudah Serahkan Hasil KLB ke Kemenkumham
-
Mau Didatangi Kubu Moeldoko, Kemenkumham Tak Dijaga Ketat Seperti Kubu AHY
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
PSI Incar Jawa Tengah Jadi Kandang Gajah, Hasto PDIP Kasih Respons Santai, Begini Katanya
-
Rakernas I 2026: PDIP Bakal Umumkan Sikap Resmi Terkait Wacana Pilkada di Akhir Acara
-
Megawati di HUT ke-53 PDIP: Politik Adalah Alat Pengabdian, Bukan Sekadar Kejar Jabatan
-
Megawati Dorong Politik Berbasis Kearifan Lokal: Peradaban Diukur dari Cara Menghormati Bumi
-
Instruksi Tegas Megawati di HUT ke-53 PDIP: Kader Wajib Jaga Alam, Hingga Lawan Keserakahan
-
Kritik Keras Regulasi Karpet Merah Konsesi, Megawati: Itu Pemicu Bencana Ekologis di Sumatra
-
Megawati di HUT ke-53 PDIP: Krisis Iklim Adalah Ancaman Nyata, Generasi Muda Paling Dirugikan
-
Megawati Kecam Intervensi AS di Venezuela: Ini Imperialisme Modern!
-
Rocky Gerung Ngaku Girang Hadir di HUT ke-53 PDIP, Puji Pidato Megawati: Jernih, Tulus, dan Berani
-
BGN Ancam Suspend Dapur MBG Tanpa Sertifikat Higiene, Target Nol Keracunan 2026