Suara.com - Kepolisian Montgomery County merilis video polisi yang memborgol bocah umur 5 tahun. Menyadur CBS News Senin (29/3/2021), mereka menghukum bocah itu karena diduga sedang bolos sekolah.
Video yang diambil pada bulan Januari tahun lalu itu menunjukkan seorang anak yang berkeliaran di luar Sekolah Dasar East Silver Spring dan tidak ingin kembali ke sekolah.
Seorang petugas terlihat menahan anak laki-laki itu di belakang mobil polisi dan bocah itu terisak-isak saat diantar kembali ke sekolah. Pada satu titik, seorang petugas memanggil anak laki-laki itu sebagai binatang kecil.
Ketika ibu anak laki-laki itu tiba di sekolah, rekaman menunjukkan kedua petugas mendorongnya untuk memukuli putranya. "Kami ingin Anda memukulinya," kata seorang petugas.
Ketika ibunya menjawab bahwa dia tidak ingin masuk penjara, petugas tersebut menjawab, "Kamu tidak masuk penjara karena memukuli anakmu."
Ibu anak laki-laki itu menggugat Montgomery County, dua petugas polisi yang terlibat dalam insiden tersebut dan dewan pendidikan terkait. Pengacara mengatakan bocah itu menderita trauma emosional.
"Ada cara tertentu untuk memperlakukan anak laki-laki berusia 5 tahun," kata James Papirmeister, pengacara keluarga tersebut.
Departemen kepolisian mengatakan ada penyelidikan atas perilaku petugas tersebut. Keduanya dilaporkan masih bekerja tapi anggota dewan meminta mereka untuk dipecat.
Mengingat ada staf yang juga tampak hadir selama bagian-bagian video, mereka juga melakukan penyelidikan pada pihak sekolah.
Baca Juga: Terungkap! Siswi yang Terkait Kasus Samuel Paty, Sering Bolos Sekolah
Dalam sebuah pernyataan, Sekolah Umum Montgomery County mengatakan hati mereka sakit untuk siswa yang terlibat dan tidak ada alasan bagi orang dewasa untuk berbicara atau mengancam seorang anak kecil.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- 3 Sabun Muka Rekomendasi Dokter Estetika yang Ampuh Jaga Skin Barrier
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Terkini
-
Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri
-
Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus
-
Ke Mana Febrie Adriansyah Setelah Penggeledahan Besar-besaran? Kejagung: Jangan Tanya Saya!
-
Prabowo Akan Anugerahkan Bintang Jasa kepada Pejabat yang Berjasa Kembangkan B50
-
Mengenal Istilah 'Bangsa Kepiting', Analogi yang Dipakai Prabowo untuk Sifat Saling Menjatuhkan
-
Bukan Teror Tembakan! BGN Pastikan Kaca Kantor Pecah Akibat Cuaca Panas Ekstrem
-
KPK Ungkap Modus Eks Bupati Kuansing Sunat SHU Petani KUD untuk Suap Menteri Kehutanan
-
Anggaran Seret, Pemerintah Larang Pemda Rumahkan PPPK
-
Tarik-tarikan HP dengan Tentara di Kejagung, Wartawan Tempo Alami Intimidasi dan Trauma
-
Mendagri Tegaskan Komitmen Integrasikan Data Kemendagri ke Satu Data Indonesia