Suara.com - Pertanyaan kapan sekolah kedinasan 2021 dibuka terjawab sudah. Secara resmi dalam keterangannya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi atau PANRB, Tjahjo Kumolo mengatakan bahwa sekolah kedinasan akan mulai dibuka pendaftarannya pada tanggal 9 April 2021.
Terdapat prosedur yang harus dijalani serta beberapa berkas yang wajib dipersiapkan oleh peserta sekolah kedinasan 2021 . Selengkapnya, simak poin berikut ini.
Persyaratan Berkas Sekolah Kedinasan 2021
Untuk dokumen-dokumen yang harus dipersiapkan sendiri terbilang cukup standar. Di antaranya adalah :
- Foto berlatar belakang merah.
- KTP atau kartu identitas lain.
- Kartu Keluarga.
- Ijazah atau surat keterangan lulus.
Nantinya syarat ini mungkin saja harus ditambah, sesuai dengan sekolah kedinasan yang akan didaftar. Calon siswa sekolah kedinasan sendiri bisa secara langsung mengakses informasinya ke situs resmi masing-masing instansi yang membuka sekolah kedinasan.
Instansi Mana Saja yang Membuka Sekolah Kedinasan 2021?
Pada periode 2021 ini, setidaknya ada delapan badan negara dan kementerian yang membuka pendaftaran sekolah kedinasan. Badan negara dan kementerian ini mencantumkan keterangan lengkap pada masing-masing situs resmi, sehingga calon pendaftar bisa melihatnya dengan lebih jelas.
- Kementerian Hukum dan HAM.
- Kementerian Keuangan.
- Kementerian Perhubungan.
- Badan Intelijen Negara.
- Badan Siber dan Sandi Negara.
- Badan Pusat Statistik.
- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika.
- Kementerian Dalam Negeri.
Alur Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2021
Untuk melakukan pendaftaran Sekolah Kedinasan 2021, idealnya ada enam tahap yang akan dilalui calon peserta didik.
Baca Juga: Alur Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2021, Dibuka 9 April
- Pertama, melakukan akses portal resmi SSCASN pada https://sscasn.bkn.go.id kemudian pilih DIKDIN.
- Kedua, daftarkan diri dengan membuat akun SSCN Sekolah kedinasan dan mencetak Kartu Informasi Akun. Lakukan login ke akun yang sudah dibuat, dan lengkapi semua syaratnya. pastikan Resume sudah benar, kemudian cetak Kartu Pendaftaran SSCN. Lengkap data di situs resmi sekolah kedinasan jika diperlukan.
- Ketiga, verifikasi. Data yang sudah masuk akan diverifikasi oleh sistem, setelah selesai Anda bisa memeriksa status kelulusan dengan login akun SSCN yang Anda miliki.
- Keempat, pembayaran. Jika lulus, Anda akan mendapatkan kode pembayaran. Tata cara pembayaran bisa Anda periksa pada layanan informasi atau situs resmi sekolah kedinasan tersebut. Setelah membayarkan tagihan, Anda bisa mencetak Kartu Ujian.
- Kelima, ujian seleksi.Ikuti ujian seleksi yang sudah disiapkan. Secara lengkap, ketentuan ujian dan syarat setiap instansi akan bisa ditemukan pada situs resmi masing-masing sekolah kedinasan.
- Keenam, hasil seleksi. Pengumuman akan dilakukan oleh Panitia Seleksi yang bertugas. Anda bisa memeriksa informasi hasil seleksi di SSCN Sekolah Kedinasan tahun 2021.
Mudah dan sederhana bukan? Itulah jawaban pertanyaan kapan sekolah kedinasan 2021 dibuka. Perhatikan syarat dan alur pendaftaran sekolah kedinasan diatas. Semoga artikel ini berguna dan selamat mencoba!
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
-
Alur Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2021, Dibuka 9 April
-
Instansi yang Buka Sekolah Kedinasan 2021, Simak Link dan Cara Daftarnya
-
Daftar Sekolah Kedinasan, Ini Jenis dan Cara Mendaftarnya
-
Link Pendaftaran CPNS 2021 dan Daftar Formasi yang Banyak Dibutuhkan
-
Perbedaan PPPK, CPNS, dan Sekolah Kedinasan yang Perlu Diketahui
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
Terkini
-
Prabowo: Indonesia Anggota G20, Tak Pantas Masih Ada Rakyat yang Lapar
-
Hadapi Demokrasi Mahal dan Krisis Iklim, DPD Usung Gagasan Green Democracy
-
Beda Sepeda Frame Alloy dan Hi-Ten Steel: Mana yang Lebih Ringan dan Tangguh?
-
Kinerja Mentereng Bawa BBRI Raih Peringkat Tinggi di Fortune 100
-
Nasib Anak Autisme di Gaza, Suara Ledakan Bom Perparah Sistem Pertahanan Saraf
-
Nelayan Kecil Merugi, Mengapa Penangkapan Ikan Ilegal Terus Merajalela?
-
KPK Bongkar Dugaan Aliran Uang di Balik Kasus Korupsi DJKA, Pemeriksa BPK Ikut Diperiksa
-
Minta Menkeu Usut Bea Cukai, Prabowo Tanya Bakamla: Kenapa Masih Ada Penyelundupan?
-
Mengapa Kurangi Konsumsi Produk Hewani Dapat Menekan Jejak Lingkungan Makanan?
-
Sempat Ragu, Kenapa Marc Marquez Yakin Bertahan di Ducati hingga 2028?