Suara.com - Politikus Fadli Zon mengatakan Ustadz Tengku Zulkarnain meninggal dunia karena terjangkit Covid-19 menjadi peringatan serius bagi masyarakat Indonesia bahwa pandemi tidak boleh dianggap remeh.
"Saya yakin ustadz Husnul Khotimah mendapat tempat terbaik di sisi Allah. Dari baca di media saya kaget juga saya tahu beliau sakit. Tapi saya yakin bisa survive, tapi mengejutkan ini juga peringatan bagi kita bahwa Covid-19 ini sangat serius jangan dianggap enteng," kata Fadli, Senin (10/5/2021).
Fadli bertemu dengan Tengku terakhir kalinya sekitar empat bulan atau lima bulan yang lalu di Cimanggis, Depok. Waktu itu, Tengku dua sampai tiga kali ke rumah Fadli di Cimanggis.
"Kita sempat makan, silaturahmi, ngobrol, beliau rekam juga di studio saya. Tapi karena waktu itu saya juga konsentrasi ibu saya sakit, jadi lama tidak jumpa lebih banyak melalui medsos, di Twitter, kadang WA," tutur Fadli.
Menurut Fadli, Tengku merupakan pribadi yang kritis dan seorang nasionalis.
"Jadi saya kira dia juga seorang yang sangat mencintai Tanah Air, sangat nasionalis, nasionalismenya luar biasa. Tapi kecintaannya kepada agama dan berusaha belakangan ini juga berusaha menghapus Islamophobia. Jangan ada phobia terhadap Islam," ujar Fadli.
"Itu yang saya kenang Ustadz Tengku. Beliau pergi begitu cepat, kita tidak menyangka."
Berita Terkait
-
Vonis Gugatan atas Sangkalan Fadli Zon soal Perkosaan Massal 1998 Digelar 21 April
-
Eks Ketua TGPF Tegaskan Fakta Perkosaan Mei 98 Tak Bisa Disangkal
-
WFH demi Hemat BBM: Solusi Visioner atau Sekadar Geser Beban ke Rakyat?
-
Pemerintah Siapkan Skenario dari era Covid-19 Hadapi Krisis Energi Akibat Konflik Timur Tengah
-
Jerinx SID Kembali Singgung Konspirasi COVID-19, Ungkit Aksi Demo Tolak Rapid Tes Tahun 2020
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL
-
Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak
-
Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum
-
Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat
-
Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon
-
Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!
-
Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah
-
Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan
-
Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi