Suara.com - Anggota DPR RI Fadli Zon angkat bicara mengenai Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyetujui pembongkaran jalur sepeda di Jalan Sudirman-Thamrin, DKI Jakarta yang dianggap mengganggu kendaraan lain.
Menurut Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu, jalur khusus sepeda tersebut justru sudah bagus sehingga tidak perlu dibongkar.
"Menurut saya, jalur khusus sepeda di Jakarta sudah bagus, jangan dibongkar," kata Fadli Zon seperti dikutip Suara.com, Minggu (20/6/2021).
Fadli Zon menilai, jalur sepeda yang telah dibangun sejauh 11,2 kilometer dengan lebar dua meter tersebut merupakan sebuah infrastruktur menunjang hidup sehat bagi warga Jakarta.
Bahkan, infrastruktur jalur khusus sepeda juga sudah mulai diterapkan di banyak negara.
Selain sebagai infrastruktur olahraga, jalur khusus sepeda kekinian di banyak negara juga digunakan sebagai infrastruktur transportasi yang ramah lingkungan.
"Ini sebuah infrastruktur hidup sehat dan di banyak negara sudah banyak juga diterapkan, baik sebagai transportasi alternatif maupun olahraga," ungkap Fadli Zon.
Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit membongkar jalur sepeda permanen di Sudirman-Thamrin, Jakarta. Mendengar usulan itu, Listyo mengaku sepakat.
Hanya saja, kata Listyo, pada prinsipnya terkait dengan jalur sepeda, sejauh ini kepolisian terus mencari formula yang cocok.
Baca Juga: CEK FAKTA: Benarkah Fadli Zon Tak Tertolong atau Meninggal Dunia?
Oleh karena itu Polri berencana melakukan studi banding ke negara tetangga.
"Kami setuju masalah yang permanen itu dibongkar saja. Kami akan studi banding ke beberapa negara dekat kita," kata Listyo dalam raker di Komisi III, Rabu (16/6/2021).
Studi banding dilakukan untuk melihat bagaimana pengaturan perihal rute sepeda baik sepeda yang digunakan untuk bekerja ataupun berolahraga.
Selain rute, terkait dengan pemgaturan waktu kemudian pengaturan ruas wilayahnya juga ikut dikaji.
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan saat dikonfirmasi memilih bungkam soal isu pembongkaran jalur sepeda permanen di kawasan Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat.
Awalnya ketika sesi wawancara di Balai Kota, pada Jumat (18/6/2021), Anies diminta tanggapannya soal pembongkaran jalur sepeda. Namun ia tak mau menjawab karena mengaku sedang fokus menangani pandemi Covid-19.
"Kami semua sedang fokus masalah penanganan Covid-19," ujar Anies.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Polisi Periksa Taipan Tan Kian Jadi Saksi di Kasus Korupsi Jumbo yang Seret Jampidsus
-
Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar
-
Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!
-
816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta
-
Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature
-
Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna
-
Prabowo: Banyak yang Nyusup ke MBG untuk Jadi Maling!
-
Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan
-
Drama Putri Mandalika Berbahasa Inggris Meriahkan Open House Sekolah Rakyat Lombok
-
Mendagri Minta Pemda Akselerasi Program BSPS, Target 400 Ribu Rumah