Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan seorang wanita menangis haru usai memantau rekaman CCTV yang dipasang di depan rumahnya viral di media sosial.
Dalam video yang diunggah oleh sebuah akun Tiktok pada Jumat (2/7/2021), diperlihatkan sebuah rekaman CCTV yang menunjukkan suasana di depan rumah wanita tersebut.
Wanita pemilik rumah mengaku sedang tidak berada di rumah saat itu karena sedang pergi ke Yogyakarta. Ia pun terharu saat melihat seorang kakek penjual pisang langganannya tampak kebingungan saat lewat di depan rumahnya.
"Hari ini saya sedih banget, melihat kakek di CCTV seperti orang kebingungan mencari seorang pelanggan, maafin saya ya kakek ya, maaf banget," ujar wanita tersebut dengan suara tercekat menahan tangis.
Kakek penjual pisang tersebut diduga sedang menunggu kemunculan wanita pemilik rumah yang biasa berlangganan membeli pisang dagangannya.
Sepertinya kakek penjual pisang tak tahu jika sang pemilik rumah sedang berada di luar kota. Ia pun meninggalkan rumah tersebut setelah beberapa saat menunggu dan melongok ke dalam rumah yang ternyata sedang kosong.
Dalam kolom deskripsi video yang diunggah, wanita tersebut lantas menuliskan janji bahwa ia akan memborong dagangan si kakek jika ia datang lagi.
"Saya janji kalau kakek mampir lagi ke rumah saya akan borong pisangnya," tulis wanita tersebut.
Melihat video tersebut, para warganet lantas menuliskan beragam komentar. Sebagian besar dari mereka mengaku terharu melihat kakek penjual pisang yang kebingungan menunggu pelanggan setianya.
Baca Juga: Menikmati Wisata Kolam Abadi di Langkat, Airnya Bening Bak Kaca
Ada juga yang menyoroti dan memuji ketulusan hati wanita tersebut, yang tak tega melihat kakek penjual pisang kebingungan menunggunya.
"Dari cara bicaranya, bunda orang yang tulus," tulis salah seorang warganet.
"Ya Allah kalau lihat ginian aku pasti nangis, sehat terus ya kek," tulis warganet lain.
"Kasihan kakeknya, semoga selalu sehat. Terima kasih bunda," ujar salah seorang warganet.
"Cepat pulang ya mbak, nanti borong, jangan lupa bawain oleh-oleh buat si kakek, kabarin saya kalau udah pulang. Jangan lama-lama di Jogja," sahut warganet lainnya.
Berita Terkait
-
Viral Ikan Nila Beli di Pasar Bisa Hidup Lagi, Direndam Pakai Air Garam dan Bumbu Dapur
-
KPAI: Banyak Anak-anak yang Orang Tuanya Bekerja di Rumah Sakit, Terpapar Covid-19
-
Menikmati Wisata Kolam Abadi di Langkat, Airnya Bening Bak Kaca
-
Viral Kos-kosan Larang Keras Pelihara Kucing, Sebut Ajak Pacar Menginap Lebih Baik
-
Viral Video Kobaran Api Menyembur di Lautan Meksiko, 'Seperti Gerbang Neraka'
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Anggota DPR Kecewa Menhub Absen Rapat Kecelakaan Maut: Yang Punya Gawe Kok Nggak Hadir?
-
Sita 2,3 Juta Hektare Lahan dan Rp10,2 Triliun, Jaksa Agung: Ini Bukan Sekadar Seremonial!
-
Bidan Tak Boleh Terima Titipan Bayi Jangka Waktu Lama, Pemkab Sleman Bakal Perketat Pengawasan
-
Jaksa Ungkap Surat Tuntutan Nadiem Makarim Setebal 1.597 Halaman
-
Diselipkan Dalam Gulungan Karpet, Polisi Bongkar Penyelundupan 760 Botol Merkuri ke Filipina
-
Netizen Tagih Maaf Personal Juri LCC Kalbar, Pimpinan MPR: Institusi Sudah Mewakili
-
Polisi Menduga Merkuri yang Diselundupkan ke Filipina Berasal dari Tambang Gunung Botak
-
Jejak Panjang Rumah Pahlawan Nasional Sardjito yang Kini Bakal Dijual
-
MPR Pastikan Lomba Ulang LCC Kalbar Gunakan Juri Independen dari Akademisi
-
Singgung Kasus Tom Lembong hingga Nadiem, Mahfud Ungkap Bahaya Intervensi Politik di Hukum RI