Suara.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa Indonesia mulai kekurangan tenaga kesehatan mulai dari dokter hingga perawat akibat ledakan kasus Covid-19.
Budi menyebut saat ini banyak dokter yang terpapar Covid-19 sehingga mengharuskan mereka beristirahat untuk isolasi dan perawatan, sementara pasien Covid-19 terus bertambah.
"Kita memerlukan tambahan perawat dan dokter, ada kebutuhan antara 16-20 perawat," kata Budi dalam jumpa pers virtual, Senin (12/7/2021).
Budi akan mengatasi kekurangan para perawat ini dengan merekrut perawat yang baru lulus atau pun masih berada di tingkat akhir sekolah keperawatan.
"Perawat yang sudah lulus sekolahnya dan sudah lulus uji kompetensi dan masih di tingkat akhir, atas instruksi bapak presiden nanti kita bicara dengan bapak menteri pendidikan bagaimana perawat-perawat ini agar bisa cepat masuk ke praktek," jelasnya.
Sedangkan, untuk kebutuhan dokter, Budi menyebut saat ini Indonesia butuh 3 ribu dokter untuk mengatasi lonjakan pandemi Covid-19.
"Dokter kita perlu 3 ribuan dokter yang harus kita penuhi dengan penambahan kasus ini. Kami melihat dokter yang akan selesai internshipnya di tahun ini ada 3.900, kita sudah mempersiapkan dokter-dokter yang baru lulus internship tersebut untuk segera masuk," ungkap Budi.
Sementara tenaga kesehatan yang selama ini sudah bertugas yakni sekitar 1,5 juta orang akan mendapatkan suntikan vaksin ketiga atau booster dengan menggunakan Vaksin Moderna dari Amerika Serikat.
"Sesegera mungkin sesudah kita memfinalisasi diskusi dengan asosiasi dokter perawat bidan untuk melakukan vaksinasi ketiga dengan moderna bagi mereka, dan akan dimulai secepat-cepatnya," pungkas Budi.
Baca Juga: Ulah dr Lois Tak Percaya Covid: Rakyat Kini Sudah Terbelah dan Makin Bingung
Diketahui, pandemi COVID-19 telah menginfeksi 2.527.203 orang Indonesia, kini masih terdapat 376.015 kasus aktif, 2.084.724 orang sudah dinyatakan sembuh, dan 66.464 jiwa meninggal dunia.
Berita Terkait
-
Ulah dr Lois Tak Percaya Covid: Rakyat Kini Sudah Terbelah dan Makin Bingung
-
Bikin Geger Warga Se-Indonesia karena Tak Percaya Covid-19, Dokter Lois Owien Diciduk
-
Benarkah Interaksi Obat Jadi Sebab Kematian Pasien Covid-19? Ini Kata Ahli
-
Dokter Tirta: Ini Penyebab Kenapa Indonesia Sulit Mengendalikan Pandemi Covid-19
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Pimpinan MPR Panggil-Tegur Juri LCC Kalbar, Sanksi Sesuai Aturan BKN Menanti?
-
Kisruh LCC Kalbar Berlanjut ke Meja Hijau, Pimpinan MPR Bilang Begini
-
The Beast Muncul di Beijing, Kedatangan Trump Malam Ini Bikin China Tegang
-
'Biar Andrie Kapok!': Pengakuan Kapten Nandala soal Jiwa Korsa di Balik Penyiraman Air Keras
-
Resmi! Ketua MPR Putuskan LCC Kalbar akan Ditanding Ulang
-
Prabowo Siapkan Rp10 T Hasil Denda Satgas PKH Buat Renovasi Puskesmas Terbengkalai Sejak Pak Harto
-
KTT AS-China: Xi Jinping Bakal 'Kulit' Trump Begitu Injak Kaki di Beijing
-
Tinjau Sekolah Rakyat, Ketum Karang Taruna Budisatrio Djiwandono Motivasi Siswa
-
Greenpeace Sebut Aturan Pilah Sampah DKI Dinilai Belum Cukup, Mengapa?
-
Bolivia Lumpuh Akibat Mogok Nasional, Buruh dan Petani Tuntut Presiden Rodrigo Paz Mundur