Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan aksi sekelompok bocah perempuan membeli dua bungkus mi instan untuk dimakan berlima viral di medis sosial
Dalam video yang diunggah oleh sebuah akun Tiktok, tampak lima bocah perempuan berdiri di depan kasir minimarket untuk membayar mi instan.
Wanita yang merekam video tersebut mengaku tak tega melihat para bocah hanya membeli 2 mi instan untuk dimakan berlima.
Ia lantas meminta para bocah untuk mengambil es krim dan juga makan lain yang mereka suka. Wanita tersebut membayarkan semua belanjaan bocah-bocah itu.
Hal itu ia lakukan sebagai permintaan maaf karena pernah menyela antrean mereka di depan kasir beberapa waktu lalu.
"Beberapa waktu lalu gue ngga sengaja nyela antrean adik-adik ini, karena lagi buru-buru. Terus pas gue lihat adik-adik ini cuma beli mi instan 2 bungkus dan terdengar salah satu adik ini bilang 'nanti masak di rumah kamu ya minya kita bagi lima'," tulis wanita tesebut dalam videonya, dikutip suara.com, Senin (16/8/2021).
"Gue merasa bersalah karena nggak sengaja nyela antreannya, dan mutusin untuk bayarin belanjaannya dan jajanin adik-adik ini sebagai permintaan maaf," lanjutnya.
Para bocah tersebut juga mengambil sebuah produk makanan yang sebelumnya belum pernah mereka makan. Sambil berjalan meninggalkan minimarket, mereka mengucapkan terima kasih pada wanita yang membayari semua belanjaan.
Para warganet yang melihat video tersebut lantas menuliskan beragam komentar. Sebagian besar dari mereka mengaku kagum dengan kebaikan hati wanita tersebut.
Baca Juga: Viral Presiden Rusia Vladimir Putin Main Piano Bawakan Lagu Indonesia Raya, Ini Faktanya
"Makasih ya sudah peka, semoga nular ke yang lainnya," tulis salah seorang warganet.
"Terharu, pengen ikutan ngomong terima kasih ke kakaknya. Terima kasih kak, kakak orang baik, sehat-sehat ya kak semoga dilancarkan rezekinya," sahut warganet lain.
"Senangnya berbagi, sehat terus ya kak," komentar salah seorang warganet.
"Aku nangis lihat video ini, masih banyak orang baik di luar sana," komentar warganet lain.
Video selengkapnya dapat dilihat di sini.
Berita Terkait
-
Dapat Orderan ke-7, Ibu-Ibu Ojol Dibikin Terharu oleh Customer, Diminta Pulang ke Rumah
-
Pria Tua Pelaku Pelecehan Seksual Diamankan, Polsek Turi: Sedang Kami Periksa Kejiwaannya
-
Viral Pria Ngaku Menginap 3 Hari di Rumah Sakit Kosong RSK Tayu, Publik Merinding
-
Viral Preman dan Oknum Berseragam Palak Sopir Truk, Ridwan Kamil Angkat Bicara
-
Viral Presiden Rusia Vladimir Putin Main Piano Bawakan Lagu Indonesia Raya, Ini Faktanya
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
-
Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik
-
Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng
-
Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU
-
BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi
-
Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri
-
TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum
-
Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri
-
Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus