Suara.com - Pemerintah Meksiko menerima 124 pekerja media dan anggota keluarganya dari Afghanistan, termasuk para jurnalis media New York Times, menurut pemerintah setempat pada Rabu (25/8/2021), saat orang-orang melarikan diri usai kelompok militan Taliban mengambil alih kekuasaan.
Mereka tiba di bandar udara internasional Mexico City pada Rabu pagi dan disambut oleh Menteri Luar Negeri Marcelo Ebrard.
“Meksiko telah memutuskan untuk mendukung pengajuan hak asasi manusia untuk visa pengungsi dan kemanusiaan untuk orang-orang Afghanistan yang telah mengajukan kondisi kemanusiaan ini,” kata Ebrard.
Pada hari sebelumnya, lima orang anggota kelompok robotik Afghanistan yang seluruhnya merupakan perempuan juga tiba di Meksiko.
Meksiko telah berjanji untuk membantu perempuan dan anak-anak perempuan Afghanistan di tengah kekhawatiran atas bagaimana mereka akan diperlakukan di bawah kekuasaan Taliban.
Ebrard mengatakan pada 18 Agustus bahwa negara tersebut tengah memproses pengajuan pengungsian bagi para warga Afghanistan, terutama perempuan dan anak-anak perempuan, dengan bantuan Duta Besar Meksiko di Iran, Guillermo Puente Ordorica.
Ebrard membantu untuk mengatur keberangkatan para jurnalis dari Kabul dengan cepat, yang mencakup perhentian di Qatar, sebelum akhirnya tiba di Meksiko, menurut laporan New York Times.
Reuters mengevakuasi satu kelompok berisi 73 orang yang mencakup pekerjanya serta anggota keluarga mereka ke Pakistan dari Afghanistan pada Senin.
Taliban merebut kekuasan di Afghanistan pekan lalu, saat Amerika Serikat dan para sekutunya menarik pasukannya usai dua dekade, dan pemerintah serta militer Afghanistan yang didukung oleh Barat itu kolaps.
Baca Juga: Puluhan Pelajar AS Terjebak di Afghanistan
Taliban mengikuti ajaran versi keras ultra-kanan dari ajaran Islam Sunni. Mereka mengatakan bahwa mereka akan menghormati hak-hak perempuan di bawah kerangka kerja hukum Islam. Saat berkuasa dari tahun 1996 hingga 2001, di bawah hukum itu, Taliban melarang perempuan untuk bekerja atau bepergian tanpa memakai burqa yang seluruhnya tertutup dan melarang perempuan untuk bersekolah. (Sumber: Antara/Reuters)
Berita Terkait
-
Puluhan Pelajar AS Terjebak di Afghanistan
-
Warga Afghanistan Terciduk Bawa Narkoba di Puncak Bogor
-
Nasib Kompetisi Sepakbola Afghanistan di Tengah Kudeta Taliban
-
Bawa Ganja, Polres Bogor Comot Imigran Asal Afghanistan di Puncak Bogor
-
Baterai Kendaraan Listrik Perlu Bahan Baku Lithium, Cadangan Terbesar Ada di Afghanistan
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Kronologi Penyekapan Karyawan Padel Kebayoran Lama: Berawal dari Raket Hilang
-
Tak Ada Lagi Wacana Pilkada via DPRD
-
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Ditembak Tentara Israel di Jalur Gaza
-
Bukan Cuma Rokok, Ini Alasan Kanker Paru Masih Sulit Ditangani di Indonesia
-
Ini Lirik Lagu Lalaki Langit Ciptaan Bupati Purwakarta yang Tuai Kecaman, Dinilai Rendahkan Wanita
-
Teka-teki Pertemuan 2 Juni: Menhut Raja Juli Bakal Dicecar Soal Skandal Izin Hutan Kuansing
-
Libur Sekolah Mau Habis? Cek 64 Ribu Tiket Kereta Daop 1 dan Diskon Gede 30 Persen!
-
32 Ibu Hamil Lolos Skrining Latsarmil, Komnas Perempuan Bongkar Bobroknya Seleksi SPPI!
-
Kasus GMS di SMA Strada Bukti Kegagalan Sistemik Negara Lindungi Siswa Disabilitas
-
Sindir Prabowo Soal 'Kebocoran', JPPI: Program MBG Pelaku Utama Pencaplok Dana Guru!