Suara.com - SAFEnet mencoba membongkar permintaan izin akses pada aplikasi PeduliLindungi yang dikembangkan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika atau Kemenkominfo. Melihat banyaknya akses yang diminta oleh aplikasi itu, SAFEnet menilai data pribadi warga tidak aman.
Divisi Keamanan Online SAFEnet, Imal menunjukkan daftar permohonan izin akses usai mengunggah aplikasi PeduliLindungi. Sama seperti aplikasi lainnya, PeduliLindungi meminta izin akses untuk kamera, lokasi dan penyimpanan data.
Ia sempat menyentil soal izin akses kamera karena PeduliLindungi bisa mengambil foto dan video.
"(Izin akses) kamera itu ngapain sih, PeduliLindungi itu ngambil foto dan video, buat apa video? Enggak tahu kan?" kata Imal dalam Diskusi Publik Keamanan Data Surveilans Digital untuk Kesehatan Masyarakat secara virtual, Rabu (15/9/2021).
Kemudian ada izin akses penyimpanan data atau storage untuk membaca. Menurutnya masih masuk akal ketika izin aksesnya itu untuk membaca data, tapi ia mempertanyakan soal modifikasi dan hapus yang juga ada pada izin akses tersebut.
Selain tiga permohonan izin akses terebut, Imal juga mengungkap ada poin-poin lainnya seperti hingga frequent phone from sleeping.
Kata Imal, izin akses itu supaya ketika layar ponsel mati dalam mode tidur, aplikasi PeduliLindungi tetap akan jalan. Selain itu ada juga permohonan izin akses untuk Install Referrer API di mana aplikasi bisa diunggah secara otomatis.
"Itu lah aplikasi PeduliLindungi, jadi bagaimana dong buat kita bisa percaya, saya nggak merasa dilindungi itu," tuturnya.
Baca Juga: SAFENet: Jangan Abai Dengan Data! Tidak Ada Obatnya Kalau Sudah Bocor
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Tembus 1,14 Ton! Ini Penampakan Sapi 'Kang Jo' Lumajang yang Dibeli Prabowo dari Peternak Gen Z
-
Netanyahu Sebut Donald Trump Sepakat Iran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
-
Buntut Penjemputan Paksa Putri Ahmad Bahar, Komisi III Desak Usut Dugaan Intimidasi di Markas GRIB
-
Lukman Hakim Singgung Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi': Balas dengan Karya, Bukan Represif
-
Bongkar Horor Penjara Israel, Maimon Herawati: Relawan Disiksa, Dokter Tewas Diperkosa
-
Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal
-
Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla
-
Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman
-
Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur
-
Mangkir Dua Kali, Polisi Bakal Jemput Paksa Terduga Pelaku Pemerkosa Siswi SLB Kalideres