Suara.com - Progres pengguliran interpelasi kepada Gubernur Anies Baswedan masih mandek sampai saat ini. Pimpinan DPRD DKI Jakarta belum juga mengagendakan rapat Badan Musyawarah (Bamus) untuk membahas interpelasi terkait penyelenggaraan Formula E di Jakarta.
Karena situasi yang mandek, Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono pun mencoba mendatangi ruangan kantor Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi. Ia ingin mempertanyakan Prasetio mengapa tak kunjung juga mengadakan rapat Bamus.
"Menanyakan kepada pimpinan kapan mau diagendakan dibamuskan. Jadi enggak ada yang spesial," ujar Gembong sebelum masuk ke ruangan Prasetio, Rabu (22/9/2021).
Gembong menyebut kewenangan mengadakan rapat Bamus soal Formula E adalah kewenangan Prasetio. Pihaknya bersama fraksi PSI sudah mengajukan secara resmi untuk interpelasi bisa segera digelar.
"Kan itu kewenangan pimpinan. Cuma kan dulu kami kirim ke sini sekarang kita tagih kapan mau sampeyan agendakan," jelasnya.
Sejauh ini, baru 33 orang dari fraksi PDIP dan PSI yang menyetujui interpelasi digelar. Gembong menyebut pihaknya masih berupaya melakukan lobi politik dengan fraksi lain agar mengikuti langkahnya memanggil Anies.
"Mereka masih menunggu arahan dari pimpinan partai masing-masing. Tapi dalam diskusi-diskusi yang kita gelar pada prinsipnya mereka oke kok, karena kita hanya mau tanya soal skala prioritas," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Anies Wajib Lunasi 5 Musim Uang Komitmen Formula E, PDIP Makin Ngotot Interpelasi
-
PDIP Sebut Upaya Lobi Fraksi Lain untuk Dukung Interpelasi Anies Tak Mulus, Ini Kendalanya
-
Sujiwo Tejo Tanggapi Karangan Bunga Dukung Interpelasi Anies: Agamawan Saja jadi Guyonan
-
Sempat Ricuh! Unjuk Rasa Dukung Interpelasi Anies Akhirnya Dibubarkan Polisi
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Cuma Gara-gara Saling Pandang! Geng Motor Bacok Remaja di Flyover Cibodas
-
Geger WNA Jepang Ngaku Ditawari Prostitusi Anak 'Perawan' di Lokasari Jakarta Barat
-
Prancis Larang Menteri Israel Masuk Negaranya usai Video Aktivis Flotilla Gaza Viral
-
Setop Pembangunan Top-Down! Saatnya Suara Perempuan Akar Rumput Masuk Kebijakan Nasional
-
Ditodong Pistol dan Dipaksa Lepas Hijab Hercules, Kuasa Hukum Anak Ahmad Bahar: Ini Mengerikan!
-
Identitas Pelaku Penembakan di Gedung Putih, Pernah Mengaku Anak Tuhan
-
Catat! Ini 10 Negara yang Berisiko Terkena Wabah Ebola Setelah Lonjakan Kasus di Kongo
-
Amerika Ingin Damai tapi Trump Konsisten Ledek Iran: Cuitannya Bikin Heran
-
Antisipasi El Nino, BMKG Pasang Alat Pancing Hujan di Sejumlah Gedung Tinggi Jakarta
-
Selat Hormuz Dibuka, Iran Sepakati Damai dengan AS Demi Cairkan Aset Rp400 Triliun