Suara.com - Viral aksi nyeleneh wanita yang menyuapi ikan lele dengan jajanan seblak. Aksi tersebut dibagikan oleh pemilik akun TikTok @haii.cewe. Sedikitnya 1,7 juta pengguna TikTok telah menyaksikan video tersebut.
"Suapin makan seblak ke pasangan (X) suapin makan seblak ke ikan (V)," tulis sang pemilik akun sebagai keterangan unggahan seperti dikutip oleh Suara.com, Minggu (26/9/2021).
Lele menjadi salah satu hewan ternak yang banyak dibudidayakan. Selain dinilai sangat menjanjikan, makanan untuk lele pun cukup mudah dan murah diperoleh.
Saking mudahnya memberikan makan lele, wanita ini mencoba memberikan makan yang tidak biasa, yakni seblak.
Sebagai informasi, seblak adalah makanan khas Bandung, Jawa Barat, yang memiliki citarasa gurih dan pedas. Makanan ini terbuat dari kerupuk basah yang dimasak dengan sayuran dan sumber protein seperti telur.
Dalam video singkat itu, tampak seorang perempuan berada di tepi kolam dengan tangan kiri memegang mangkuk. Sedangkan, tangan kanan perempuan itu memegang sendok.
Sendok itu digunakan untuk menyuapi ikan-ikan lele yang berada di kolam. Saat wanita tersebut menyodorkan seblaknya ke seekor lele, lele itu tampak doyan dan memakannya.
Saat satu lele disuapi, lele-lele yang lain ikut menyerbu. Mereka berkerumun di dekat perempuan yang sedang menyuapi mereka dengan pakan tidak biasa itu.
Akun tersebut tidak menjelaskan di mana aksi memberi makan lele dengan seblak itu berlangsung.
Baca Juga: Tak Terima Ditilang, Emak-Emak Nekat Berada di Atas Motor Sambil Didorong Aparat
Melihat video tersebut, warganet memberikan beragam komentar. Beberapa dari mereka merasa terhibur melihat aksi perempuan tersebut. Beberapa lainnya menanyakan kondisi lele itu.
"Mumpung ada yang nawarin ya kan, di dalam air kan nggak ada yang jualan," ucap warganet.
"Astagaaaaa ngakak ikan makan seblak buseeet dah," komentar warganet.
"Nanti perutnya sakit," kata warganet yang lain.
"Habis itu ikannya pada menceret," canda warganet.
"Ikan be like: pedes banget ini ya.. untung banyak air di sini," tambah yang lain.
Tag
Berita Terkait
-
Tak Terima Ditilang, Emak-Emak Nekat Berada di Atas Motor Sambil Didorong Aparat
-
Mertua Sindir Menantu 'Gajimu Tuh Berapa', Pas Tahu Beli Mobil Mendadak Ngaku-ngaku
-
Kisah Pasangan Pengantin Dijodohkan, Baru Pertama Kali Bertemu di Hari Pernikahan
-
Outfit Wanita Cantik saat Hadiri Hajatan Jadi Sorotan, Helm Ini Sebabnya
-
Bungkus Kopi Menggunakan Plastik, Pria Ini Sukses Bikin Barista Naik Pitam
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
KPK Sita Dokumen Proyek Hingga Barang Bukti Elektronik dari Kantor Wali Kota Madiun
-
KPK Gandeng BPK Periksa Gus Yaqut Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji
-
PBNU Rayakan Harlah Satu Abad di Istora Senayan Besok, Prabowo Dijadwalkan Hadir
-
KPK Bongkar Alur Jual Beli Kuota Haji Khusus: Siapa 'Main' di Balik 20.000 Kuota Tambahan?
-
Wakasatgas PRR Pascabencana Dorong Akselerasi Pembangunan Huntara Tiga Kabupaten di Sumatera Utara
-
Usut Kasus Bupati Sudewo, KPK Bakal Telusuri Dugaan Pemerasan Calon Perangkat Desa di Wilayah Lain
-
Ketika Korban Kekerasan Seksual Memilih Diam dan Tak Melapor, Sejauh Mana Negara Berpihak?
-
Polisi Tangkap 10 Remaja Pelaku Tawuran Maut di Jakarta Barat, Korban Tewas Bacok
-
Investigasi Ungkap 'State Capture Corruption' Industri Rokok, Eks Pejabat Jadi Komisaris
-
Kemenkes dan Polri Peringatkan Bahaya Whip Pink atau Gas N2O: Bisa Sebabkan Kematian