Suara.com - Kanselir Angela Merkel secara terbuka mengucapkan selamat kepada Olaf Scholz dari SPD, dan menyudutkan kandidat utama partainya sendiri, Armin Laschet (CDU), yang hingga kini belum memberi selamat di depan publik.
Angela Merkel sudah menyampaikan ucapan selamat kepada kandidat utama SPD Olaf Scholz "atas keberhasilan dalam pemilu," demikian pernyataan yang dirilis Kantor Kekanseliran hari Rabu (29/9).
Menurut pernyataan itu, Merkel sudah menghubungi Olaf Scholz secara langsung untuk mengucapkan selamat memenangkan pemilu parlemen 2021, pada hari Senin (27/9).
Scholz menjabat sebagai Menteri Keuangan dan wakilnya di pemerintahan saat ini . Juru bicara pemerintah Steffen Seibert mengatakan, Merkel akan terus melakukan tugasnya sampai penggantinya ada, dan tidak berkomentar lebih lanjut tentang hasil pemilihan.
"Kanselir dan para menteri melakukan pekerjaan mereka sampai pemerintah federal baru mengambil alih," kata Steffen Seibert kepada wartawan.
"Kanselir akan terus memupuk hubungan luar negeri, termasuk melalui perjalanan ke luar negeri dan pertemuan dan pembicaraan dengan kepala negara dan pemerintahan negara lain."
Armin Laschet juga beri ucapan selamat, tapi lewat surat
Menurut kantor berita AFP, Armin Laschet, kandidat utama CDU, juga sudah menyampaikan ucapan selamat kepada saingannya Scholz yang kini menjadi calon terkuat sebagai kanselir Jerman yang baru, menggantikan Merkel.
Namun sumber-sumber di SPD dan di CDU mengatakan kepada AFP, ucapan selamat itu dikirim melalui surat dan kemungkinan perlu beberapa hari untuk sampai ke tangan Olaf Scholz.
Baca Juga: Pemilu Jerman 2021: Reaksi Para Pemimpin Dunia
Armin Laschet sebelumnya mendapat kecaman karena tidak bereaksi seperti lumrahnya para pemimpin politik lain setelah pemilu, yaitu mengucapkan selamat kepada pihak yang menang.
Pemilihan umum parlemen Jerman hari Minggu (26/9) dimenangkan oleh SPD yang kini muncul sebagai partai terkuat di parlemen Jerman, Bundestag.
CDU mencatat perolehan suara terburuk dalam sejarahnya dan menempati pisisi kedua. Namun untuk mendapat mayoritas di parlemen, SPD perlu berkoalisi dengan dua partai politik lain, yaitu Partai Hijau dan FDP.
Setelah media menampilkan hasil perhitungan cepat yang memenangkan SPD dengan selisih suara tipis, Armin Laschet masih bersikeras dan menyatakan dirinya dan CDU juga memiliki mandat dari pemilih untuk membentuk pemerintahan, karena secara teoritis CDU juga bisa mendapat suara mayoritas kalau berkoalisi dengan Partai Hijau dan FDP.
Namun menurut budaya politik di Jerman, partai yang terkuat di parlemen yang pertama-tama akan melakukan perundingan koalisi dengan partai-partai lain.
Konsultasi awal FDP dengan Partai Hijau sudah berjalan Partai Liberal Demokrat FDP kembali menegaskan, mitra koalisi yang mereka inginkan sebenarnya adalah CDU dan Armin Laschet, bukan SPD dan Olaf Scholz.
Berita Terkait
-
Trump Sebut Zelensky Diktator, Jerman Meradang!
-
Dari Selfie dengan Merkel hingga Jurnalis di Berlin: Kisah Inspiratif Pengungsi Suriah yang Enggan Pulang Kampung
-
Kanselir Jerman Olaf Scholz Kunjungi Kyiv, Siap Kucurkan Dana Rp10 Triliun untuk Bantu Ukraina
-
Kanselir Jerman Pecat Menteri Keuangan yang Suka Berontak, Koalisi Runtuh!
-
Jerman Kecam Serangan Rudal Iran ke Israel
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
Terkini
-
Menkes Minta Percepatan Perbaikan Rumah Nakes Terdampak Bencana di Sumatra: Biar Bisa Kerja Normal
-
Tak Hanya PDIP, Komisi II DPR Klaim Bakal Tampung Usulan Golkar hingga Gerindra Soal Model Pilkada
-
Ketua Komisi II DPR: Kunjungan Presiden Prabowo ke IKN adalah Pesan 'No Point to Return'
-
Tangerang 'Lumpuh' Diterjang Banjir: 50 Ribu Jiwa Terdampak, Kosambi Paling Parah
-
Kasus Dugaan Penipuan Akademi Crypto Masuk Tahap Pemeriksaan, Korban Klaim Rugi Rp3 Miliar
-
PDIP Pilih Jadi 'Penyeimbang': Strategi Cerdas atau Sekadar Oposisi Abu-Abu?
-
Viral Video Tawuran di Rel Kereta Pekojan Disebut Pakai Senpi, Polisi: Video Lama!
-
Gaya Gibran Curi Perhatian, Makna Tas Noken yang Melingkar di Lehernya Saat Tiba di Papua
-
BPBD DKI Gelontorkan Bantuan Logistik Rp575 Juta bagi Ribuan Pengungsi Banjir di Jakarta Utara
-
Adu Jotos Pedagang Cilok di Kembangan, Korban Alami Luka Parah dan Dilarikan ke RSUD Cengkareng