"Memang tidak sebesar itu pengaruhnya, namun sudah ada bukti hal ini mempengaruhi aspek kehidupan kita. Jadi nominative determinism baru sebuah teori, tapi dasarnya kuat."
Tapi Dr Rick juga mengatakan orang yang tidak menyukai nama mereka cenderung punya kepercayaan diri yang rendah.
"Ada asosiasi antara korteks prefrontal kita, yang berkaitan dengan gambaran soal diri, efikasi diri, dan emosi, sistem limbik, dan hal-hal positif yang kita kaitkan dengan diri sendiri, serta yang menurut kita bermanfaat, dan bagaimana kita cenderung tertarik padanya," katanya.
"Sama halnya bila kita memiliki gambaran diri yang negatif, perasaan negatif pada diri sendiri ... akan membuat apa pun yang terhubung dengan kita ... juga ikut terkesan negatif, sehingga kita cenderung menghindarinya."
Pengaruh nama pada kesempatan kerja dan pergaulan
Menurut Dr Rick, mereka yang memiliki nama tidak biasa atau ejaan berbeda, biasanya punya kemungkinan lebih kecil untuk diterima kerja.
Tapi di saat yang sama, mereka biasanya menemukan jalan mereka sendiri dan akan memiliki karir yang luar biasa.
"Mereka menjadi sutradara film, atau pekerjaan yang tidak sering kita temui sehari-hari," ujarnya.
"Dan yang menarik, tahun ini, penelitian menemukan jika CEO [direktur eksekutif] yang memiliki nama tidak biasa cenderung memiliki strategi bisnis yang tidak biasa juga."
Aspek lain dari teori tersebut juga membahas "dampak huruf pertama pada nama", yang kemungkinan memengaruhi pergaulan kita.
Baca Juga: Tips Gaya Hidup untuk Orangtua yang Miliki Anak Penderita Diabetes
"
"Kalau nama Anda dimulai dengan huruf A, kemungkinannya lebih besar untuk Anda berteman dengan mereka yang namanya juga dimulai dengan huruf A," katanya.
"
"Kalau saya mendengar orang dengan nama Rick atau Richard, yang mirip dengan nama saya, saya otomatis langsung merasa ada persamaan di antara kami."
Menurutnya, kesamaan ini menjadi titik awal pertemanan.
Tren nama unik tidak hanya di Indonesia
Di Indonesia, nama unik bukan lagi hal yang baru.
Beberapa bulan yang lalu, Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri meminta agar orangtua tidak menamai anak mereka "Pocong" atau "Kentut" demi masa depan anak-anak mereka.
Sempat viral juga cerita pria bernama Andy Go To School (Andy Pergi ke Sekolah), beserta kedua saudaranya, Happy New Year (Selamat Tahun Baru) dan Rudi A Good Boy (Rudi Anak yang Baik).
Dr Howard Manns, dosen linguistik di Monash University Australia mengatakan tren memberikan nama unik tidak hanya terjadi di Indonesia, namun juga di Australia.
"
"Peneliti menemukan orang dari beberapa bagian komunitas Australia memberikan nama dengan ejaan unik pada anaknya dengan harapan sebagai sebuah permulaan baru yang tidak mereka miliki sebelumnya," kata dia.
"
"Misalnya, nama Jackson, tapi bukan menggunakan 'CK', seperti 'Jack' dalam Jackson, melainkan menggunakan 'X'."
Tren yang sama nampaknya muncul di Amerika Serikat, di mana sempat viral seorang perempuan bernama Marijuana Pepsi Vandyck.
Nama tersebut pun menimbulkan beberapa reaksi.
"Banyak orang mengira [ibu saya] suka mengonsumsi marijuana (ganja) dan minum Pepsi," katanya kepada media lokal di Amerika Serikat.
"Di komunitas orang kulit hitam, kami dikenal memiliki nama yang berkaitan dengan kebudayaan."
Jadi apakah lebih baik punya nama biasa?
Menurut Dr Rick, semuanya kembali pada pilihan pribadi.
"Pastinya pilihlah nama yang bermakna, positif, sehingga hal positif ini terbawa dalam kehidupan anak," katanya.
"Ini bukanlah hal sepele."
Dr Howard mengatakan orangtua pada umumnya memilih nama berdasarkan pada nilai-nilai yang mereka pegang.
"Kalau dari perspektif keagamaan, misalnya Islam atau Kristen, biasanya nama berisi doa dan harapan untuk masa depan." ujarnya.
"Menurut saya ikuti kata hati dan berilah nama dengan alasan ini."
Bagi Dentista, namanya sejauh ini tidak membuatnya kesulitan melamar pekerjaan atau berpartisipasi dalam organisasi, dan ia terus berharap akan terus seperti itu.
Namun Dentista memiliki pesan bagi mereka yang memiliki nama tidak biasa, seperti dirinya sendiri.
"
"Menurut saya orangtua kita memberi nama karena alasan yang baik. Jadi kalau diberi nama unik, jangan dianggap beban."
"
Artikel ini sebelumnya diterbitkan dalam bahasa Inggris untuk program radio triple j Hack
Berita Terkait
-
Dakwaan Batal, Dokter Tifa Ngaku Sudah Siapkan 709 Dokumen Jika Eksepsinya Ditolak Hakim
-
Polemik Ijazah Jokowi Dinilai Tak Akan Berakhir Tanpa Bukti Fisik di Persidangan
-
Roy Suryo Siapkan Praperadilan Kedua Usai Menang Sebagian di PN Jaksel, Kini Gugat Status Tersangka
-
Nama Sederhana Bukan Aib, Melainkan Satu Privilege yang Mempermudah Hidup
-
Kasus Lagu 'Di Antara Kata' Memanas, Syahravi Balik Laporkan Fariz RM ke Polisi
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Hanya 20 Unit Terios Special Edition dan New Sigra Resmi Meluncur di GIIAS 2026
-
JETOUR Berikan Garansi Mesin Tanpa Batas Kilometer di GIIAS 2026
-
Toyota Pamerkan Land Cruiser Hybrid dan GAZOO Racing Terbaru di GIIAS 2026
-
Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa
-
Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!
-
Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat
-
Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed
-
Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!
-
Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun
-
Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste