Suara.com - Kementerian Pemuda dan Olahraga terus menggerakkan masyarakat untuk terus bergerak, agar sehat selalu untuk Indonesia bugar. Pagi ini tampak suasana kegembiraan dalam senam bersama para pejabat, pegawai, dan komunitas, di Plaza Kemenpora, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (14/1/2022).
"Pagi ini kita tetap bergerak, bergembira, dan jangan lupa berdoa. 3B (bergerak, bergembira, berdoa) harus dijalankan keseharian, agar badan kita tetap imun. Kegembiraan banyak menguatkan spiritual kita, berdoa jangan lupa. Bergerak harus rutin, jangan banyak diam di rumah," ujar Deputi Pembudayaan Olahraga Raden Isnanta, usai senam.
Menurutnya, semua komponen dan lapisan masyarakat harus bisa menjadi penggerak. Kantor-kantor instansi dan lembaga pemerintah juga diharapkan menjadi garda terdepan untuk aktif menjadi penggerak, apalagi yang disebut sebagai Kemenpora.
Ia menambahkan, unit-unit wajib terus menggerakkan seluruh pegawai di lingkungannya, agar setidaknya setiap Jumat pagi dipenuhi aktivitas olahraga, seperti senam dan lainnya.
"Kantor harus menggerakkan komunitas.Mari kita jaga kesemuanya, sehat selalu untuk Indonesia bugar," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Terima Pengurus PWI Pusat, Menpora Dukung Peringatan Hari Pers 2022 di Kendari
-
Raffi Ahmad Cs Ucapkan Terima Kasih kepada Menpora Amali yang Dukung RANS PIK Basketball
-
Menpora Apresiasi RANS PIK Basketball Bergabung di Ekosistem Basket Indonesia
-
Diterima Menpora, Junas Miradiarsyah Sampaikan Persiapan FIBA Asia Cup 2022
-
Kemenpora Dukung Kegiatan Pemuda Katolik soal Membangun Indonesia Toleransi
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Kronologi Lengkap Oknum Peneliti Indonesia Diduga Palsukan Riset Demi 'Travel Grant'
-
Penjajahan Gaya Baru? PSN Papua Berpotensi Singkirkan Warga Lokal
-
Pramono Wukuf di Arafah, Wagub Rano Karno Pimpin Jakarta Rayakan Idul Adha
-
Final dan Mengikat, Dasco Pastikan Putusan MK Soal Kuota Perempuan 30 Persen Masuk Revisi UU Pemilu
-
Mendagri Serahkan Hewan Kurban Kemendagri dan BNPP, Bentuk Kepedulian Sosial Kepada Masyarakat
-
'To Kill or To Be Killed', Jaleswari Ingatkan TNI Dilatih Membunuh Bukan Urus Sawah
-
Biar Setara dengan TNI, Dasco Sebut Usulan Perpanjangan Usia Pensiun Polri Layak Dipertimbangkan
-
Ekonom Senior AMRO: Disrupsi Energi Timur Tengah 4 Kali Lebih Ngeri Dibanding Perang Rusia-Ukraina
-
Studi: Model Iklim Saat Ini Dinilai Kurang Akurat Baca Dampak Perubahan Iklim di Perkotaan, Kenapa?
-
Viral Duel Maut WNA Brunei di Blok M, Korban Tewas Setelah 10 Hari Kritis di ICU