Suara.com - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy telah secara resmi telah menandatangani permintaan untuk bergabung dengan Uni Eropa (UE).
“Ini adalah pilihan Ukraina dan rakyat Ukraina. Kami lebih dari pantas mendapatkannya," kata Perdana Menteri Ukraina Denys Shmyhal pada Senin di Twitter sebagaimana diwartakan kantor berita Anadolu, Selasa (1/3/2022).
Sementara itu, dalam sebuah surat terbuka, presiden dari delapan negara anggota Eropa tengah dan timur dari blok tersebut menyerukan pemberian status calon Uni Eropa kepada Ukraina.
“Kami, Presiden negara-negara anggota UE: Republik Bulgaria, Republik Ceko, Republik Estonia, Republik Latvia, Republik Lituania, Republik Polandia, Republik Slovakia, dan Republik Slovenia dengan kuat, percaya bahwa Ukraina layak menerima perspektif aksesi UE segera,” kata surat itu.
“Oleh karena itu, kami menyerukan kepada Negara-negara Anggota UE untuk mengkonsolidasikan dukungan politik tertinggi ke Ukraina dan memungkinkan lembaga-lembaga UE untuk melakukan langkah-langkah untuk segera memberikan Ukraina status negara kandidat UE dan membuka proses negosiasi,” tambah mereka.
Presiden-presiden negara anggota Uni Eropa itu juga menegaskan kembali dukungan mereka untuk Ukraina dan rakyatnya dalam surat itu.
Berita Terkait
-
Resmi! Presiden Zelenskyy Tandatangani Dekrit Bebas Visa, Pejuang Asing Kini Bebas Masuk Ukraina
-
Mengenal Apa Itu Tatar Krimea, Sejarah Etnis Minoritas Muslim di Ukraina yang Terancam Invasi Rusia
-
Hari Keenam Invasi Rusia: Rumah Sakit Bersalin Jadi Sasaran Artileri, 70 Tentara Ukraina Tewas
-
Australia Tak Tinggal Diam, Siapkan Dana Rp 729 Miliar Untuk Pengadaan Senjata Mematikan Bagi Ukraina
-
Masih Terjadi Pertempuran Darat di Sebelah Utara Ukraina, Menlu Retno Sebut 13 WNI Belum Dievakuasi
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
Terkini
-
Satu Meja di Istana Merdeka: Prabowo Buka Puasa Bareng Pimpinan NU, Muhammadiyah, dan MUI
-
Sisi Gelap Kapal Cumi Tiongkok: Separuh Awak Alami Kekerasan hingga Aktivitas Merusak Lingkungan
-
DPR Minta Pemerintah Batasi Pemudik Motor yang Membawa Anak dan Istri di Lebaran 2026
-
Ali Khamenei Pengagum Berat Bung Karno, Bela Nasakom saat Dipenjara Syah Iran
-
Jimly Asshiddiqie: RI Perlu Tangguhkan Keanggotaan BoP Sampai Perang Iran-AS Reda
-
Pemerintah Didesak Prioritaskan Evakuasi WNI di Timur Tengah Ketimbang Ambisi Jadi Penengah
-
Ratusan Warga Padati Kediaman Dubes Iran, Gelar Doa Bersama dan Petisi atas Wafatnya Ali Khamenei
-
Janji Pramono Anung Benahi Jalan Setu Babakan yang Jadi "Bubur Lumpur" Imbas Proyek
-
Putri Zulhas Sebut Stok BBM RI Hanya Cukup 21 Hari, DPR Segera Gelar Rapat Bahas Energi
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!