Suara.com - Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Faisol Riza menyatakan parpolnya tidak keberatan jika Partai Amanat Nasional (PAN) akhirnya masuk ke koalisi pendukung pemerintah Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Melansir Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, Kabar soal PAN bakal masuk ke pemerintahan beredar santer seiring bergulirnya desas-desus tentang Presiden Jokowi akan merombak kabinet (reshuffle) dan memberikan jabatan menteri kepada partai pimpinan Zulkifli Hasan itu.
"Kami enggak masalah," kata Faisol melalui layanan pesan, Selasa (8/3).
Legislator PKB dari Daerah Pemilihan II Jawa Timur itu menjelaskan pemerintahan Presiden Jokowi bakal makin kuat dengan masuknya PAN.
Dengan demikian, pemerintah akan makin mudah dalam menjalankan program pembangunan.
"Bagus kalau ada tambahan kekuatan," kata Faisol.
Namun, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menunjukkan sikap berbeda. Menurut Wakil Ketua Umum PPP Arsul Sani, PAN bukanlah partai yang berjasa dalam memenangkan Jokowi di Pilpres 2019.
"Ada perasaan di internal PPP. Ini (PAN, red) waktu pilpres lalu partai yang secara posisi politik berseberangan," katanya.
Oleh karena itu, Arsul menegaskan wajar para kader PPP menyuarakan aspirasinya soal kemungkinan PAN masuk kabinet.
Baca Juga: Imbas Usulan Penundaan Pemilu 2024, Pengamat: Calon dari Tiga Partai Tak Akan Dipilih Publik
"Kalau istilah internal itu (PPP), berdarah-darah dan kemudian berhadapan dengan orang yang tadinya dalam posisi di pilpres berseberangan," ujar Arsul.
Berita Terkait
-
Isu Reshuffle Kabinet Kembali Muncul, PAN Disebut Dapat Jatah Kursi, Siapa Yang Bakal Ditendang Jokowi?
-
Kader PAN Nilai Dukungan Wacana Penundaan Pemilu 2024 Tak Bertentangan dengan Demokrasi
-
Usulan Penundaan Pemilu 2024 Disebut Berbahaya, Bisa Jerumuskan Jokowi
-
Imbas Usulan Penundaan Pemilu 2024, Pengamat: Calon dari Tiga Partai Tak Akan Dipilih Publik
-
Cak Imin Ngotot Ingin Pemilu 2024 Ditunda: Kalau Partai Kompak, Pasti Presiden Setuju
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya
-
Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI
-
Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun
-
Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI
-
Bukan Sekadar Isu! Said Didu Bongkar Alasan JK Khawatir Indonesia Chaos Juli-Agustus Mendatang
-
Kader Demokrat Dilaporkan ke Kemen PPA Atas Tuduhan Kekerasan Psikis ke Istri dan Penelantaran Anak
-
BNI Tambah Fitur Keamanan, Aplikasi wondr Tak Bisa Diakses Saat Ada Panggilan Masuk
-
'Mirip Nazi!' Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel bagi Tawanan Palestina
-
Gara-gara Bak Sampah dan Tatapan Sinis, Eks Ojol di Bekasi Sewa Orang Siram Tetangga Pakai Air Keras
-
Dude Herlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun, Ini Faktanya