Suara.com - Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni mengapresiasi kinerja Densus 88 yang telah mengamankan RS, salah seorang teroris di Bogor yang merupakan simpatisan ISIS.
Diketahui dari hasil pemeriksaan, RS berencana melalukan amaliyah atau penyerangan terhadap Gedung DPR/MPR di Senayan, Jakarta Pusat.
"Apresiasi Densus 88 dalam kecepatan menangkap teroris yang akan menyerang gedung DPR. Ini bentuk bahwa Densus 88 bekerja dengan begitu hebat dan kekuatan di pakai untuk keamanan negara kita," kata Sahroni kepada wartawan, Jumat (25/3/2022).
Berkaca dari rencana penyerangan objek vital tersebut, Sahroni lantas meminta Densus 88 untuk menggencarkan penangkapan terhadap teroris lainnya.
Ia meminta Densus 88 mengejar dan mengungkap pelaku teror sampai ke semua jaringan.
"Ini harus benar-benar dirangkai sampai ke akarnya agar para teroris tidak bisa bergerak kemanapun mereka bergerak," kata Sahroni.
Sebelumnya, RS yang merupakan warga Tangerang Selatan, berhasil ditangkap oleh Densus 88 di Bogor.
Selain RS, Densus menangkap dua teroris lainnya di Tangsel dan Jakarta Barat. Masing-masing mereka ialah MR dan HP.
Baca Juga: Web Akpol Diretas Jadi Situs Judi Online, Peran HP yang Diduga Terlibat Jaringan ISIS
Berita Terkait
-
HP Diamankan Densus 88 Diduga Terlibat ISIS, Keluarga Duga Terpengaruh dari Sosok Ini
-
Satu Warga Tangsel Diamankan Densus 88 Diduga Terkait ISIS, Ayah: Anak Saya Tidak Terlibat Teroris
-
Bekuk 5 Teroris Penyebar Propaganda ISIS, Densus Sita Airgun Model AK-47 hingga Buku 'Menyambut Perang Salib Baru'
-
Sebar Propaganda di Medsos Biar Orang Berjihad, 5 Terduga Teroris Jaringan ISIS Ditangkap Densus
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot
-
Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir
-
Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam
-
DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global
-
Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU
-
Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai
-
Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka
-
Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral
-
Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus
-
PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya