Suara.com - Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka atau TPNPB-OPM mengklaim telah melakukan penyerangan terhadap pos penjagaan TNI di Kota Keneyam, Kabupaten Nduga, Papua, Sabtu (29/3/2022). Dalam serangan itu, TPNPB-OPM mengklaim telah menembak tiga anggota TNI.
Juru bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom menerangkan bahwa serangan tersebut dilakukan oleh pasukan Kodap III Darakma Ndugama. Penyerangan dilakukan sekitar pukul 05.00 hingga 07.00 waktu setempat.
"Dalam kontak tembak tersebut tiga anggota TNI ditembak oleh pasukan TPNPB-OPM menggunakan sniper ukuran pas dan serangan terus dilakukan di ibukota Kabupaten Nduga, Keneyam," kata Sebby dalam keterangannya, Sabtu.
Dalam serangan tersebut, pasukan TPNPB-OPM juga disebutkan menembakan peluru granat dari senapan pelontar ke arah pos penjagaan TNI. Kendati demikian, Sebby belum bisa memastikan apakah ada korban jiwa dalam penyerangan tersebut.
"Untuk Sementara pihak TPNPB belum ada yang jadi korban," tuturnya.
Penyerangan tersebut dilakukan TPNPB-OPM tersebut dilakukan setelah melakukan pemantauan selama satu pekan. Mereka melihat ada anggota TNI dan Polri berada di pinggir kali Keneyam.
"Kontak tembak terjadi di samping kantor perikanan yang berdekatan dengan rumah sakit lama ujung Bandara Keneyam, ibukota kabupaten Nduga, Papua."
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
-
Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik
-
Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng
-
Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU
-
BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi
-
Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri
-
TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum
-
Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri
-
Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus