Suara.com - Buka puasa bersama jelas menjadi salah satu agenda yang paling banyak dijumpai selama bulan Ramadan. Bahkan seseorang bisa jadi selalu punya jadwal buka puasa bersama apabila koneksi pertemanannya begitu luas.
Namun tak bisa dipungkiri, kegiatan berbuka bersama juga biasanya diikuti dengan ajang pamer tiap orang. Entah harta, tahta, pasangan, sampai prestasi, semua kerap dipamerkan dengan kedok silaturahmi saat berbuka puasa bersama.
Karena itulah, tidak aneh apabila ada yang menolak untuk berbuka puasa bersama lantaran merasa minder dengan lingkup pertemanannya.
Namun agenda buka bersama kelompok pertemanan satu ini sukses membuat publik terperangah. Sebab bukannya pamer atau ribut memakai dresscode tertentu, buka bersama sekumpulan pemuda ini justru "memamerkan" ibu masing-masing.
Ya, ketimbang membawa pasangan atau menunjukkan sederet pencapaian selama tidak bertemu, sekumpulan pemuda ini justru diminta membawa ibu masing-masing ke agenda buka bersama mereka.
"Bukber (bukan) pake dresscode, (tapi) bukber kumpulin nyokap," tulis akun Ainun Najam selaku pemilik konten tersebut, seperti dikutip Suara.com pada Senin (25/4/2022).
Video yang kembali diunggah di akun Instagram @pewarta.id itu memperlihatkan sekelompok pemuda yang sudah janjian untuk buka puasa bersama di suatu tempat makan. Tak disangka, mereka ternyata diminta untuk membawa ibu masing-masing.
Ketika datang, para ibu ini pun ikut saling berkenalan agar tidak kalah dari circle pertemanan anak-anak bujang mereka.
"Anak tengah, anak sulung," ucap perekam video, sembari memperlihatkan kedua temannya. Ia kemudian mengalihkan kamera kepada dirinya sendiri dan berucap, "Anak bontot."
Baca Juga: Bikin Haru, Viral Momen Pemuda Penjual Kangkung Keliling Dapat Hadiah Baju Lebaran
Video bukber tak biasa ini tentu menjadi sorotan publik dan mendapat beragam reaksi warganet. Mulai dari yang memuji ide tak biasa mereka, hingga yang mempertanyakan bagaimana nasib yang tidak punya ibu.
"Persahabatan till Jannah, insya Allah..." kata @pewarta.id di kolom caption.
"Lah masa gua bukber bawa batu nissan," celetuk warganet.
"Anak-anak baik. Karena semakin tua orang tua kita, semakin kesepian lah beliau ketika ditingga kerja anak-anak nya," puji warganet.
"Ditunggu versi bawak bapak," sambung warganet lain.
"Boleh ditiru," tutur warganet.
Malah sepertinya ide berbuka bersama dengan membawa ibu masing-masing ini siap ditiru oleh banyak warganet lain. Kalau kalian, bagaimana?
Untuk video selengkapnya bisa ditonton di sini ya.
Berita Terkait
-
Bikin Haru, Viral Momen Pemuda Penjual Kangkung Keliling Dapat Hadiah Baju Lebaran
-
Detik-detik Diduga Intel Polisi Menyamar Jadi Penonton, Tiba-tiba Tangkap Pemain Balap Liar, Publik: Seru Banget
-
Pengendara Balap Liar Jatuh Tabrak Trotoar, Warganet: Ending yang Diharapkan
-
Kocak! Bapak-bapak Tawari Pengamen Bikin 'Konser Pribadi' Nyanyi 150 Lagu, Ekspresi Bingungnya Bikin Ngakak
-
Pemudik Paksa Masukkan Sepeda Motor dan Karung ke Bagasi Mobil, Publik Elus Dada: Gak Sekalian Rumahnya?
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Rudal AS Hujani Iran Dua Hari Beturut-turut, Proses Damai di Ambang Kehancuran
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
-
Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik
-
Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng
-
Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU
-
BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi
-
Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri
-
TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum
-
Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri